Di Baubau, Ada Pria Diduga Cium dan Curi Dalaman Wanita

Baubau – Aksi seorang pria yang diduga mencium dan mencuri dalaman wanita di indekos putri, Kelurahan Lamangga, Kecamatan Murhum, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) terekam CCTV, Rabu (8/6/2022) dini hari, sekitar pukul 03.00 WITA. Wanita bernama Ayu dan lima temannya yang tinggal di indekos itu mengaku menjadi korban.
Dalam rekaman CCTV yang diterima Kendariinfo, tampak seorang pria menghampiri jemuran di depan kamar indekos dengan membawa sebuah kantong. Sambil mengambil beberapa pakaian lalu disimpan dalam sebuah kantong, pelaku terlihat mendekatkan wajahnya ke arah jemuran.
Setelah memilah dan mengambil beberapa dalam wanita di atas jemuran, pria yang tidak diketahui identitasnya itu lalu bergerak maju mendekati sebuah ember di pinggiran teras indekos. Ember tersebut ternyata berisi pakaian yang belum sempat dijemur. Pelaku juga mengutak-atik pakaian dalam ember untuk mencari dalaman wanita. Tak lupa, sambil memisahkan dalam wanita, pelaku juga mencium-cium sejumlah pakaian.

Ayu mengatakan, aksi pencurian tersebut baru disadari setelah lima temannya mengeluh kehilangan dalaman dalam waktu bersamaan. Para korban lalu melapor kepada pemilik indekos dan mengecek rekaman CCTV. Dari hasil rekaman CCTV, memang benar ada seorang pria tidak dikenal naik ke lantai dua indekos putri untuk menggasak dalaman korban.
“Sekitar jam 07.00 WITA, tetangga saya mengeluh kehilangan dalaman juga di jemuran. Terus disahuti tetanggaku yang lain, kalau dalamannya juga hilang. Ternyata bukan hanya di jemuran, bahkan dalaman di ember yang belum dijemur hilang juga,” kata Ayu kepada Kendariinfo, Kamis (9/6).
Dia mengungkapkan, sebenarnya indekos putri yang ditinggali termasuk aman dengan peraturan ketat. Indekos juga dikelilingi pagar tembok dan dilengkapi CCTV. Hanya saja saat terjadi pencurian, pintu gerbang indekos tidak terkunci. Akibatnya, pelaku dengan leluasa naik ke lantai dua indekos dan menggasak dalaman korban.
“Sebenarnya sudah termasuk aman untuk cewe. Soalnya khusus putri, terus peraturannya lumayan ketat, ada pagar, dan tambahan CCTV. Cuma memang pagarnya tidak dikunci. Soalnya ada beberapa yang tinggal itu kerja. Tidak menutup kemungkinan mereka pulang malam,” ungkapnya.
Informasi dari Ayu, pemilik indekos dan korban lainnya belum melaporkan aksi pencurian dalaman itu ke polisi. Pemilik indekos hanya berinisiatif akan memperketat keamanan setelah aksi pencurian itu. Pemilik indekos akan memasang pintu besi pada akses ke lantai dua.
“Belum ada (laporan ke polisi). Cuma yang punya indekos mau memperketat keamanan,” pungkasnya.





