Diduga Putus Cinta, Pemuda di Kendari Akhiri Hidupnya
Kendari – Seorang pemuda di Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) berinisial A (24) nekat mengakhiri hidupnya diduga karena putus cinta, Kamis (4/11/2021).
Korban ditemukan gantung diri di pohon mangga yang ada di kebun orang tuanya, berjarak sekitar 500 meter dari rumahnya pada pukul 18.45 WITA.
Kapolsek Mandonga, AKP Ketut Arya Wijanarka saat dikonfirmasi membenarkan kejadian nahas itu. Dia mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh adiknya, F (19) dan pacarnya, ES (25).
“Pacar korban menerangkan bahwa sekitar pukul 15.14 WITA, korban sempat menghubunginya melalui panggilan video dan memberitahukan bahwa akan gantung diri. Korban memperlihatkan sepotong tali nilon warna biru untuk dia gunakan gantung diri, dan pada saat itu ES masih berada di tempat kerjanya,” kata Arya saat dihubungi Kendariinfo.
Kemudian, sekitar pukul 17.00 WITA, ES kembali menelepon korban, tapi panggilannya itu tidak dijawab. Merasa curiga dan was-was, dia langsung menuju ke rumah korban untuk memastikan keadaannya.
Setibanya di sana, ia bertemu adik korban dan memberitahunya kemungkinan kakaknya telah mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di kebun belakang rumah. Namun, perkataan itu tidak dipercayai oleh adiknya.
“Karena khawatir, ES tetap memaksa untuk memeriksa di kebun, dan betul saja mereka melihat korban sudah tergantung dan telah meninggal dunia di atas pohon mangga yang tingginya sekitar empat meter,” ungkap Arya.
Menurut Ketut Arya, penyebab korban nekat mengakhiri hidupnya, diduga karena tidak terima diputuskan oleh sang pacar.
“Katanya gara-gara mau diputusin. Korban akan disemayamkan besok pagi oleh keluarga,” tutupnya.
