Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Bisnis

Bantu Pelaku UKM Dapatkan Pinjaman, Dinas Koperasi dan UMKM Sultra Bentuk Pendamping KUR

Bantu Pelaku UKM Dapatkan Pinjaman, Dinas Koperasi dan UMKM Sultra Bentuk Pendamping KUR
Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM, Isnain Lakimi. Foto: Istimewa.

Kendari – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Sulawesi Tenggara (Sultra) membentuk pendamping Kredit Usaha Rakyat (KUR), untuk memberikan bantuan kepada para pelaku UKM mendapatkan pinjaman di perbankan.

Pembentukan pendamping KUR ini sesuai dengan arahan Kementerian Koperasi dan UMKM Republika Indonesia (RI). Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Sultra, Isnain Lakimi mengatakan proses pembentukan pendamping KUR ini sudah berjalan kurang lebih tiga bulan.

Meski demikian, para pendamping telah memberi hasil yang positif. Dalam tiga bulan terakhir, mereka cukup membantu penguatan modal para pelaku-pelaku UKM.

Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Sultra, Isnain Lakimi.
Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Sultra, Isnain Lakimi. Foto: Istimewa.

“Secara teknis memang pelaku koperasi dan UMKM yang menginginkan modal itu lebih mudah lewat para pendamping KUR ini. Mereka itu yang urus berkas dari A sampai Z, lalu disampaikan ke bank. Makanya sangat kita butuhkan dan jadi salah satu program andalan kita,” kata Isnain, Rabu (17/11/2021).

Dia mengungkapkan, untuk sementara para pendamping KUR masih terbatas hanya di Kota Kendari. Pasalnya, sejauh ini totalnya baru ada 11 orang yang dibuatkan SK oleh Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM.

Senada dengan itu, Pendamping KUR, Arwah, menjelaskan bahwa salah satu pendamping tugas adalah memfasilitasi para pelaku UMKM untuk mendapatkan akses di perbankan. Sebab masyarakat biasanya tidak berurusan di bank karena tidak berani, banyak aktivitas dan ada keraguan meminjam di bank.

Baca Juga:  Rumahnya Roboh Tertimpa Pohon Durian, Nenek di Kolaka Utara Berhasil Selamat

“Kita fasilitasi yang tidak berani dan yang banyak aktivitasnya. Misalnya, kalau banyak aktivitasnya maka urusan berkas apa, semua kita yang uruskan. Besaran pinjaman KUR yang dapat kami fasilitasi Rp10 juta sampai Rp500 juta,” jelasnya.

Lanjutnya, sejak awal menjadi pendamping, dia bersama rekan-rekannya telah banyak membantu pelaku UKM untuk mendapatkan pinjaman. Mulai dari Rp10 juta, Rp50 juta, bahkan ada yang sampai Rp350 juta.

“Jadi setelah kita uruskan, kita suruh perbankan hubungi saja mereka (pelaku UMKM), jangan hubungi kita. Nah, setelah cair, bahkan ada yang menelepon mau beri sesuatu tapi kita tolak karena kita ini dihonor oleh kementerian,” pungkasnya.

Artikel ini merupakan kerja sama dengan Bendahara Koperasi dan UMKM Sultra
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten