Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Pemerintah

Dinkes Kendari Catat 184 Kasus DBD hingga Agustus 2022, 5 di Antaranya Meninggal Dunia

0
0
Kabid P2P Dinkes Kota Kendari, Ellfi. Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (7/9/2022).

Kendari – Dinas Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat ada 184 kasus demam berdarah dengue (DBD) sepanjang Januari sampai Agustus 2022. Dari jumlah itu, lima orang di antaranya meninggal dunia.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Kendari, Ellfi mengatakan kasus meninggal akibat DBD tersebar di Kecamatan Wuawua dan Kendari Barat.

“Kasus terbaru yang meninggal itu ada di Kelurahan Lahundape. Kasus itu menimpa seorang pria berusia sekitar 40 tahun, diduga meninggal karena terlambat penanganan. Jadi total 4 meninggal di Wuawua dan 1 di Kendari Barat,” kata Ellfi saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (7/9/2022).

Ellfi mengimbau kepada masyarakat Kota Kendari untuk selalu berperilaku hidup bersih dan sehat sebagai bentuk pencegahan dini terhadap wabah DBD.

“Kami imbau agar masyarakat memaksimalkan 3M Plus, yakni mengubur, menguras dan menutup wadah atau media yang menjadi sarang perkembangbiakan nyamuk, serta memakai lotion anti nyamuk,” lanjutnya.

Hal itu dinilai ampuh untuk menghindari wabah DBD jika dibandingkan dengan fogging yang hanya membunuh nyamuk dewasa.

“Jika angka bebas jentik nyamuknya tinggi, maka potensi untuk terjadinya DBD itu pasti rendah karena yang kita berantas ini jentiknya agar tidak menjadi nyamuk dewasa,” pungkasnya.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: