Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Headline

Dinkes Kendari Catat 96 Kasus DBD dan 1 Orang Meninggal Dunia Selama April

0
0
Ilustrasi nyamuk Aedes aegypti penyebab demam berdarah. Foto: Mikadago/Pixabay.

Kendari – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari mencatat sebanyak 96 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terjadi di bulan April 2022, satu pasien meninggal dunia akibat nyamuk Aedes aegypti itu.

Kepala Dinkes Kendari, Rahminingrum menyebut, satu pasien yang meninggal dunia tersebut berasal dari Kecamatan Wua-wua, tepatnya perumahan BTN 2, Jalan Bonggoeya, Kecamatan Wua-wua, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Satu orang meninggal dunia akibat demam berdarah, yang meninggal orang dewasa dari BTN II Kelurahan Bonggoeya, Wua-wua,” katanya, Senin (18/4/2022).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari, Rahminingrum. Foto: Yusrin Ramadhan/Kendariinfo. (18/4/2022).

Menurutnya, virus DBD acapkali terjadi peningkatkan pada musim penghujan, sehingga ia meminta agar masyarakat Kota Kendari senantiasa memperhatikan kebersihan lingkungan sekitarnya.

“DBD sering terjadi di musim-musim penghujan, maka kepada masyarakat agar mengupayakan tidak ada satupun jentik nyamuk dirumah kita. Selalu dibersihkan, tidak boleh ada genangan karena di situ tempat pembuahan jentik nyamuk,” ujarnya.

Dalam pencegahan virus tersebut, pihaknya bersama puskesmas se-Kota Kendari, terus melakukan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat terkait bahaya nyamuk Aedes aegypti.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: