Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Crime

Ditegur karena Knalpot Bising, Pria di Koltim Ngamuk dan Pukul Warga Diamankan

Ditegur karena Knalpot Bising, Pria di Koltim Ngamuk dan Pukul Warga Diamankan
Pelaku penganiayaan berinisial A saat diamankan Satreskrim Polres Kolaka Timur. Foto: Istimewa.

Kolaka Timur – Teguran sederhana berujung kekerasan terjadi di Desa Lalingato, Kecamatan Tirawuta, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra). Seorang pria berinisial A (40) nekat mencekik dan memukul warga yang menegurnya karena mengendarai motor dengan knalpot bising.

Peristiwa ini terjadi pada Minggu (9/11/2025) malam. Saat itu korban berinisial RH tengah berada di depan rumahnya ketika pelaku bersama rekannya melintas menggunakan motor yang mengeluarkan suara keras.

Tak tahan dengan kebisingan itu, RH menegur keduanya agar lebih tertib. Namun teguran itu justru membuat pelaku tersinggung.

Tanpa pikir panjang, A langsung turun dari motornya dan mencekik korban. Tak berhenti di situ, pelaku juga memukul wajah korban hingga mengalami lebam. Warga yang melihat kejadian tersebut segera melerai dan melaporkannya ke pihak kepolisian.

Tim Opsnal Satreskrim Polres Koltim yang dipimpin Brigadir Soni Satrusia bergerak cepat. Pelaku akhirnya ditangkap di kawasan Puncak Lalingato pada Selasa (11/11) sekitar pukul 03.00 Wita tanpa perlawanan.

“Pelaku sudah kami amankan dan kini menjalani pemeriksaan di ruang Reserse Kriminal Polres Kolaka Timur,” ujar Kasat Reskrim Polres Koltim, AKP Ahmad Fatoni melalui keterangan resminya, Rabu (12/11).

Ia menegaskan kasus ini akan ditangani secara profesional sesuai hukum yang berlaku. Fatoni mengingatkan masyarakat agar tidak menyelesaikan persoalan dengan emosi. Ia juga mengimbau warga untuk segera melibatkan aparat atau pemerintah setempat bila terjadi perselisihan.

Baca Juga:  Dendam Lama Picu Penikaman Remaja di Acara Joget Buton, 7 Pelaku Ditangkap

“Kami minta warga menjaga keamanan dan ketertiban bersama. Kalau ada masalah, komunikasikan baik-baik atau minta bantuan aparat agar tidak berujung kekerasan,” ungkapnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten