Ditinggal Rekan Usai Menjambret, Pria di Kendari Diikat Warga hingga Babak Belur Diamuk Massa

Kendari – Seorang pria di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) diamuk massa bahkan diikat pakai tali usai ketahuan menjambret, Sabtu (28/10/2023).
Panit Reskrim Polsek Poasia, Ipda Asrudin saat ditemui mengatakan, pelaku bernama Andri Zul (32). Ia ketahuan menjambret dan diamuk massa di Jalan Z.A. Sugianto, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari.
“Pelaku ini menjambret emas milik seorang wanita yang membeli durian,” katanya.
Asrudin menyebut, pelaku melancarkan aksinya bersama salah satu rekannya berinisial W, berboncengan menggunakan sepeda motor.
Saat kejadian, korban bernama Maspian sedang membeli durian. Tiba-tiba, pelaku langsung menghampiri korban dan menarik kalung emas yang ada di leher Maspian. Sontak, korban berteriak dan warga sekitar langsung mengejar komplotan pelaku itu.
“Tapi, rekan pelaku ini melarikan diri dan meninggalkan Andri Zul di sana,” tambahnya.
Selanjutnya, Andri Zul lari ke rawa-rawa namun dikepung oleh warga sekitar. Karna tak bisa berkutik lagi, pelaku pun hanya bisa pasrah dan diamuk warga hingga babak belur.
“Diamuk warga dan diikat pakai tali,” ucap Asrudin.
Polsek Poasia yang mendapat informasi itu langsung mendatangi TKP dan mengamankan pelaku. Saat ini, pelaku telah ditahan dan menjalani pemeriksaan di Polsek Poasia.





