Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Konawe

Dituduh Curi Sawit, 2 Pria di Konsel Dikeroyok Sekuriti dan Karyawan Perusahaan

0
0
Karyawan dan sekuriti perusahaan perkebunan sawit memukul salah satu pria, karena dituduh mencuri buah sawit di Desa Wonua Kongga, Kecamatan Mowila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Istimewa.

Konawe Selatan – Video yang memperlihatkan dugaan pengeroyokan terhadap dua pria di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), viral di media sosial. Dalam video itu, kedua pria tampak menjadi sasaran pukulan sejumlah orang yang diduga merupakan karyawan sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit.

Kedua korban bahkan terlihat berusaha menghindari pukulan dengan berlari, tetap tetap dikejar beberapa orang. Sepupu salah satu korban, Junar, mengatakan peristiwa itu terjadi di area operasional perusahaan di Desa Wonua Kongga, Kecamatan Mowila.

“Kejadiannya ini di PT Merbau, di mesnya. TKP-nya ini termasuk Desa Wonua Kongga, Kecamatan Mowila,” kata Junar, Jumat (3/7/2026).

Menurut Junar, kedua korban diduga dianiaya, karena dituduh mencuri buah sawit milik perusahaan. Namun, ia menegaskan tuduhan tersebut belum pernah dibuktikan secara hukum.

“Ini kan yang dipukul dugaan pencurian sawit, tetapi belum terbukti. Mereka langsung main hantam. Sampai keluar darah mereka hantam itu,” ujarnya.

Junar mengungkapkan peristiwa itu sebenarnya terjadi sekitar Februari 2026. Namun, rekaman video dugaan penganiayaan baru belakangan diketahui pihak keluarga dan kemudian viral di media sosial.

“Baru kami juga dari pihak keluarga tahu ternyata caranya mereka sangat brutal. Orang tuanya korban tidak terima,” ungkapnya.

Pihak keluarga berharap aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan penganiayaan tersebut. Keluarga meminta seluruh pihak menghormati proses hukum tanpa melakukan tindakan main hakim sendiri terhadap siapa pun yang baru sebatas dugaan melakukan pelanggaran.

Kapolsek Landono, Ipda Khailullah mengatakan pihaknya sudah menerima laporan korban. Saat ini, pihaknya tengah melakukan penyelidikan.

“Untuk laporannya sudah kami terima tadi pagi dan saat ini masih dalam penyelidikan,” tutupnya.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: