Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Education

Dugaan Pemalsuan Slip UKT, Puluhan Mahasiswa UHO Kendari Tertipu

Dugaan Pemalsuan Slip UKT, Puluhan Mahasiswa UHO Kendari Tertipu
Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari. Foto: Bagus/Kendariinfo.

Kendari – Sebanyak kurang lebih 70 orang mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari kena tipu oleh seorang calo atau orang yang memberikan jasa untuk membayarkan Uang Kuliah Tunggal (UKT) mereka.

Calo tersebut menjanjikan puluhan mahasiswa tersebut mendapatkan kortingan senilai Rp300 ribu dari harga awal UKT-nya. Akan tetapi, saat mereka melakukan penawaran mata kuliah, Sistem Informasi Akademik (Siakad) ternyata belum diaktifkan.

“Kami langsung menghadap ke bendahara penerimaan UHO dengan menunjukkan slip dari Bank yang diberikan oleh calo tersebut, kami pun kaget bahwa dinyatakan kalau slip itu palsu,” kata seorang mahasiswa UHO yang enggan disebutkan namanya.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UHO, Nur Arafah.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UHO, Nur Arafah. Foto: Istimewa. (9/3/2022).

Menanggapi hal itu, Wakil Rektor (Warek) III Bidang Kemahasiswaan UHO, Nur Arafah menyarankan agar para mahasiswa yang tertipu segera melapor ke polisi. Sebab, pihak rektorat tidak pernah mengeluarkan kebijakan pembayaran UKT melalui perantara.

“Pihak UHO akan siap untuk memberikan kesaksian jika dibutuhkan untuk memperkuat laporan mahasiswa tersebut. Sehingga siapa pun yang terlibat dalam penipuan ini bisa ditindak oleh kepolisian,” bebernya.

Nur Arafah juga meminta para mahasiswa itu agar memberikan bukti yang valid kepada pihak UHO, sehingga jika ada oknum internal UHO yang terlibat, dapat diberikan sanksi akademik. Terlebih hal itu dapat mencoreng nama baik kampus.

“Saya menyarankan para mahasiswa itu untuk melapor ke Rektor UHO. Jika oknum internal UHO ada yang terlibat, sanksi akademik akan menantinya,” tutupnya.

Baca Juga:  Data DJPb Sultra: UHO Kendari Jadi Penyumbang Pendapatan BLU Terbesar

Saat ini, ada 15 orang mahasiswa yang melaporkan penipuan itu ke WR I Bidang Akademik UHO. Nur Arafah mengimbau, agar para mahasiswa tidak percaya kepada orang lain yang menjadi calo atau membayarkan UKT mereka di luar kebijakan resmi UHO. 

Penulis
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten