Dugaan Penipuan CV Konalako Bersama di Kendari Rugikan 115 Pembeli Rp2 Miliar

Kendari – Dugaan penipuan jual beli tanah kaveling di Kelurahan Anggoeya, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), yang dilakukan manajemen CV Konalako Bersama merugikan 115 korban. Total kerugian 115 pembeli Rp2 miliar.
Pengacara bernama Ahmad Julhidjah mengatakan pihaknya sedang mendampingi enam korban. Masing-masing berinisial B dengan kerugian Rp40 juta, S sebesar Rp25 juta, RA Rp20 juta, A Rp35 juta, S Rp36 juta, dan U Rp20 juta.
“Klien kami ada enam orang. Total kerugian untuk enam orang ini sebesar Rp174 juta,” katanya kepada Kendariinfo, Rabu (25/2/2026).
Meski keseluruhan berjumlah 115 korbn, 109 orang memilih menunggu itikad dan tanggung jawab manajemen perusahaan. Sementara enam lainnya menempuh jalur hukum dengan melaporkan manajemen CV Konalako Bersama ke Kepolisian Daerah (Polda) Sultra pada Minggu (22/2).
“Kalau 115 orang ini, total kerugian semuanya Rp2 miliar,” ujarnya.
Kepala Marketing CV Konalako Bersama, AS, membenarkan adanya polemik antara para pembeli (user) dan manajemen perusahaan. Ia menyebut saat ini terdapat Rp200 juta sisa dana yang dititipkan para pembeli kepadanya.
“Ada sisa uang Rp200 juta. Para user sepakat menitipkan uang itu ke saya. Masih ada sampai sekarang,” tegasnya.
Namun, uang tersebut belum dapat dibagikan, karena total kewajiban pengembalian mencapai Rp2 miliar, sehingga masih terdapat kekurangan Rp1,8 miliar.
“Sebenarnya bukan hanya enam orang ini saja. Ada 115 orang yang harus dikembalikan uangnya, total Rp2 miliar. Sekarang baru terkumpul Rp200 juta,” tuturnya.
Terkait laporan yang dilayangkan terhadap dirinya serta empat manajemen CV Konalako Bersama, AS mengaku siap memberikan keterangan sesuai fakta. Empat orang lainnya yang dimaksud AS ialah direktur berinisial FR, komisaris sekaligus bendahara berinisial RF, marketing berinisial NE, dan pengawasan lapangan berinisial AG.
“Yang jelas saat salah satu user menyerahkan uang Rp40 juta, saya hanya sebatas menerima dan memasukkan ke kantor. Soal ke mana uang itu, manajemen lain yang lebih tahu,” paparnya.
Sementara Direktur CV Konalako Bersama berinisial FR maupun Komisaris sekaligus Bendahara CV Konalako Bersama berinisial RF hingga kini belum memberikan respons.
Manajemen CV Konalako Bersama Dipolisikan Dugaan Penipuan Jual Beli Tanah di Kendari





