Dukungan Penuh HAPI Sultra Usut Tuntas Kasus Korupsi ESDM dan PT Toshida Indonesia
Kendari – Pengusutan kasus korupsi di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra, yakni Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan izin tambang PT Toshida Indonesia mendapat dukungan dari berbagai pihak.
Pada Rabu (23/6/2021), Himpunan Advokat/Pengacara Indonesia (HAPI), Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sultra dan Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Kota Kendari menyambangi Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra untuk memberikan dukungan.
Terlihat sebuah karangan bunga diserahkan sebagai bentuk keseriusan dukungan para advokat agar kasus korupsi tersebut diungkap.
“Kami mendukung penuh pengusutan kasus Illegal Mining dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang ada di pertambangan, khususnya di bagian-bagian ESDM itu sendiri,” ujar Ketua HAPI Sultra, Prof Fatahillah kepada awak media.
Menurutnya, saat ini kasus pertambangan nakal sedang marak terjadi di Sultra dan persoalan PT Toshida Indonesia merupakan salah satu kasus besar yang sedang bergulir dan perlu menjadi perhatian bersama, mengingat kerugian yang ditanggung negara sekitar Rp190 miliar.
“Kasus yang melibatkan PT Toshida dan Dinas ESDM tentu ini menjadi prioritas kami saat ini. Kerugian yang ditanggung negara atas kasus ini pun sangat besar,” paparnya.
Dirinya juga berharap seluruh lapisan masyarakat memberi dukungan atas pengusutan kasus ini.
“Jadi harapan kami bahwa persoalan ini harus diselesaikan, karena sangat berdampak terhadap daerah. Kita sebagai putra-putri daerah tentu harus menyikapi persoalan ini secara utuh dan menyeluruh,” pungkasnya.
