Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Efisiensi Anggaran Pacu Dikbud Sultra Lebih Kreatif Revitalisasi Sekolah di 2026

0
0
Plt. Kepala Dikbud Sultra, Prof. Aris Badara. Foto: La Ode Muhammad Ismail/Kendariinfo. (11/2/2026).

Kendari – Di tengah keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara (Sultra) dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam melaksanakan program revitalisasi sekolah di wilayahnya pada 2026.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dikbud Sultra, Prof. Aris Badara, mengatakan keterbatasan anggaran bukan menjadi penghalang bagi pihaknya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.

Menurutnya, kebijakan efisiensi justru menjadi pemicu agar jajaran Dikbud Sultra lebih kreatif dalam memanfaatkan berbagai program yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Ini bagian agar kita termotivasi mendapatkan APBN sebenarnya. Jadi kita bisa memanfaatkan dana-dana APBN dengan lebih kreatif,” ungkapnya saat ditemui usai rapat koordinasi (rakor) di Aula Dikbud Sultra, Rabu (11/2/2026).

Salah satu langkah yang dilakukan, lanjut Aris, yakni mendorong pihak sekolah agar lebih proaktif dalam menyiapkan dan melengkapi data pokok pendidikan (Dapodik).

Data tersebut meliputi informasi sekolah, peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, hingga proses pembelajaran.

Ia menegaskan, kelengkapan Dapodik menjadi salah satu syarat utama bagi sekolah untuk mengakses berbagai bantuan dari pemerintah pusat.

“Kalau kita lihat data 2025, SMK yang mendapatkan hibah pusat itu banyak sekali. Ada program pekerjaan luar negeri, SMK Pusat Keunggulan (SMK PK), hingga bantuan-bantuan rehabilitasi,” ucapnya.

Untuk tahun 2026, Dikbud Sultra telah mengusulkan revitalisasi terhadap tiga sekolah di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) dengan total anggaran sekitar Rp5 miliar.

Namun, berdasarkan data dalam sistem tata kelola (Takola), jumlah sekolah yang telah terdata mencapai 90 sekolah dan masih terus bertambah hingga saat ini.

Ia berharap, program revitalisasi sekolah di Sultra tetap berjalan secara berkelanjutan meskipun di tengah keterbatasan anggaran, sehingga dapat menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi peserta didik.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: