Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Wakatobi

Eks Pekerja Migran Wakatobi Dilatih Jadi Wirausaha Mandiri

Eks Pekerja Migran Wakatobi Dilatih Jadi Wirausaha Mandiri
Pelatihan eks Pekerja Migran Indonesia (PMI) Sultra di Kabupaten Wakatobi. Foto: Istimewa.

Wakatobi – Puluhan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) kini memiliki bekal baru untuk memulai usaha di kampung halaman. Mereka baru saja menuntaskan pelatihan pemberdayaan yang digelar Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Tenggara pada 6 – 9 Agustus 2025 di Wangiwangi, Wakatobi.

Sebanyak 20 peserta yang berasal dari Kecamatan Wangiwangi dan Wangiwangi Selatan itu direkrut melalui Dinas Tenaga Kerja Wakatobi. Selama empat hari, mereka belajar merancang usaha, mengelola modal, hingga memproduksi barang dengan teknik home industry dan pengelasan.

Sesi penyusunan buku kas dan perhitungan Break Even Point menjadi salah satu materi favorit karena langsung memandu peserta menghitung harga jual dan target produksi.

Direktur Kewirausahaan dan Pengembangan Usaha Produktif Kementerian Pelindungan PMI, Sukarman, menegaskan bahwa penguatan kapasitas ekonomi PMI purna merupakan agenda nasional yang bahkan dipantau langsung oleh Kantor Staf Presiden.

“Pengalaman kerja di luar negeri harus menjadi modal untuk membuka peluang usaha dan lapangan kerja di daerah,” ujarnya secara virtual.

Pelatihan tersebut menghasilkan empat kelompok usaha baru yang akan mendapatkan pendampingan dari Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja Wakatobi.

Kepala BP3MI Sultra, La Ode Askar, memastikan pihaknya akan memantau perkembangan usaha tersebut dan membuka peluang bantuan modal di masa mendatang.

“Dengan dukungan ini, para eks pekerja migran diharapkan tak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal di Wakatobi,” tutupnya.

Baca Juga:  15 Siswi SMPN di Kendari Diperiksa Polisi karena Pesta Sinte, 4 Dibawa ke BNN
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten