Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Headline

Fakta Kebakaran di Dekat Jembatan Pasar Baru Kendari

Fakta Kebakaran di Dekat Jembatan Pasar Baru Kendari
Kondisi bangunan yang terbakar di dekat Jembatan Pasar Baru Kendari setelah api berhasil dipadamkan. Foto: Aldi/Kendariinfo. (22/8/2021).

KendariKebakaran di dekat Jembatan Pasar Baru Kendari, Jalan MT Haryono, Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menghanguskan sejumlah bangunan, Minggu (22/8/2021) dini hari, sekitar pukul 04.00 WITA.

Kobaran api yang membakar semua bangunan telah dipadamkan. Tiga mobil pemadam yang diturunkan berhasil menjinakkan api pada pukul 04.43 WITA.

Lima bangunan semi permanen terbakar

Depot air minum, bengkel motor, bengkel dinamo, kios sembako, dan petshop merupakan bangunan yang terbakar. Seluruhnya rata dengan tanah hanya dalam waktu 30 menit.

Data dari Dinas Kebakaran Kota Kendari, korban dari musibah di dekat Jembatan Pasar Baru itu adalah Atwan pemilik depot air minum, I Gede Ketut pemilik bengkel motor, Martoni pemilik bengkel dinamo, Wandi pemilik petshop, dan Andi pemilik kios sembako.

“I Gede Ketut ini punya bengkel motor dua petak. Martoni juga dua petak bengkel dinamo. Total bangunan dan pemiliknya itu lima,” ujar Kepala Dinas Kebakaran Kota Kendari, Junaidin Umar.

Kucing anggora ikut terbakar

Sejumlah hewan peliharaan ikut terbakar dalam peristiwa itu. Usaha petshop atau tempat penjualan kucing, peralatan, penitipan, dan perlengkapan hewan peliharaan milik Wandi ikut terbakar. 

Menurut tetangga Wandi, Ryan, tempat itu merupakan penitipan kucing anggora. Sejumlah pelanggan Wandi biasanya menitipkan kucing anggora untuk melakukan perawatan.

“Banyak kucing anggoranya di dalam. Termasuk kucing-kucing yang dititipkan orang,” katanya.

Baca Juga:  Dana Pengerjaan Parkiran Pantai Nambo Dikorupsi Kadis Damkar Kendari, 2 Orang Ditangkap

Kerugian mencapai Rp1 miliar

Junaidin Umar menyebut tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun kerugian mencapai Rp1 miliar. Depot air minum merugi sekitar Rp120 juta, bengkel motor Rp200 juta, bengkel dinamo Rp350 juta, kios sembako Rp70 juta, dan petshop Rp300 juta.

“Kerugian diperkirakan Rp1 miliar lebih,” ujarnya.

Selain itu, barang-barang milik korban pun tak banyak terselamatkan. Bagaimana tidak, api menyebar begitu cepat. Sedangkan para pemilik bangunan sedang dalam tidur.

Kronologis kebakaran

Anak pemilik bengkel dinamo, Ryan mengatakan, saat terjadi kebakaran dia dan orang tuanya sedang berada di rumah. Tapi pada pukul 04.00 WITA dia sempat lewat di depan bengkel. Saat itu, dia melihat sebuah motor terparkir di depan, namun kondisi bengkel masih baik-baik saja.

“Jam 04.00 WITA saya pulang lewat di sini. Saya lihat ada motor parkir, mesinnya masih hidup karena menyala lampunya. Tapi saya langsung balik. Saya tiba di rumah, lima menit kemudian, ada informasi dari temanku kebakaran,” katanya.

Sedangkan pemilik kios sembako, Andi, mengungkapkan, api yang membakar lima bangunan itu berawal dari bengkel dinamo. Saat kebakaran, dia bersama keluarganya sedang tidur.

“Puncak api dari sebelah bengkel dinamo. Saya sedang tidur pas kebakaran itu. Untung ada yang ketuk pintu,” pungkasnya. 

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten