FH UM Kendari Raih Juara III NMCC ALSA Piala Mahkamah Agung di Makassar

Kendari – Tim Fakultas Hukum (FH) Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari yang terdiri dari 21 mahasiswa berhasil menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih Juara III pada ajang National Moot Court Competition (NMCC) ALSA Piala Mahkamah Agung XXVI yang berlangsung di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada 6 – 9 Februari 2026.
Mereka yang mewakili FH UM Kendari adalah Akmal Rijanu, Rezkya Tri Putri Usman, Muhammad Fiqih, Rizal Rustam, Virgihan Ramadhani, Rista Agustian, Renata Alya Septiani, Naufal Razan Mahardika, Widya Kartika Putri, Farah Azzahra, Athsan Iqra Al Qazaza, Jumriana. S, Abid Mayul, Syah Putri Julian Aljaelani, Rizky Sanggoleo Fenadian, Aldo, Bella Al Mufadillah, Ahmad Fathi, Muhammad Agil Rasiddin, Indra Fanayan, dan Asmini Tombili.
Prestasi tersebut merupakan capaian membanggakan karena UM Kendari tampil sebagai delegasi dan langsung menembus tiga besar di tengah persaingan 13 fakultas hukum terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Sebanyak 13 kampus berstatus delegasi berkompetisi dalam edisi XXVI ini, yakni Universitas Syiah Kuala, Universitas Sriwijaya, Universitas Padjadjaran, Universitas Diponegoro, Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, Universitas Jember, Universitas Brawijaya, Universitas Udayana, Universitas Andi Djemma Palopo, UIN Alauddin Makassar, Universitas Tadulako, dan Universitas Muhammadiyah Kendari.
NMCC ALSA Piala Mahkamah Agung dikenal sebagai kompetisi peradilan semu paling bergengsi di Indonesia. Ajang ini menguji kemampuan mahasiswa hukum secara komprehensif, mulai dari penyusunan berkas perkara, strategi litigasi, teknik berargumentasi, hingga simulasi persidangan yang menyerupai praktik di pengadilan sesungguhnya.
Kompetisi yang diselenggarakan di Makassar itu mengusung tema “Misa’ Kada Dipotuo, Pantan Kada Dipomate”, yang mencerminkan semangat keadilan dan persatuan. Pada edisi ke-26 ini, Universitas Padjadjaran keluar sebagai Juara I, Universitas Jember meraih Juara II, dan UM Kendari menempati posisi Juara III.
Keberhasilan tersebut diraih setelah Tim FH UM menjalani persiapan intensif selama kurang lebih lima hingga enam bulan. Latihan dilakukan secara sistematis di laboratorium peradilan, mencakup pendalaman hukum acara, penyusunan berkas perkara, hingga simulasi pemeriksaan saksi dan ahli.
Menjelang kompetisi, tim juga melakukan simulasi persidangan langsung di pengadilan sebagai bentuk pemantapan strategi dan mental bertanding.
Dekan FH UM Kendari, Ahmad Rustam menegaskan pencapaian ini bukan hasil instan, melainkan buah dari proses panjang dan disiplin yang ketat.
“Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Fakultas Hukum UM Kendari mampu bersaing di level nasional bersama kampus-kampus terbaik di Indonesia,” ujarnya.
Capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus meningkatkan kualitas akademik dan kemampuan praktik hukum, sekaligus memperkuat reputasi UM Kendari di kancah nasional.
Nah sekarang Makin Tahu Indonesia kan!!





