Gadis asal Konawe Kabur dari Rumah, Ditemukan sedang Miras di Gerbang Batas Kendari – Konawe
Kendari – Seorang gadis remaja berusia 16 tahun bernama Melati (samaran) asal Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) ditemukan sedang menenggak minuman keras bersama dua remaja lainnya.
Mereka ditemukan polisi di Gerbang Batas Kota Kendari – Kabupaten Konawe, Jalan Prof. M. Yamin, Kelurahan Puuwatu, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) Rabu (19/11/2025) dini hari sekitar pukul 01.00 Wita.
Penemuan ini berawal saat Tim Patroli Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra yang dipimpin Dantim Bripka Boy Sagita melakukan patroli rutin sekaligus pengawasan kawasan tersebut.
Saat melintas, petugas melihat tiga remaja tengah bersantai sambil minum miras. Ketiganya kemudian diinterogasi. Dari hasil pemeriksaan, Melati mengaku kabur dari rumah tanpa sepengetahuan orang tuanya di Sampara.
Pengakuan Melati kepada petugas bahwa sebelumnya ia menghubungi temannya untuk meminta dijemput dengan tujuan diantarkan ke rumah tantenya di Kecamatan Puuwatu.
“Dia itu kabur dari rumah, sempat minta tolong sama temannya untuk diantar ke rumah tantenya,” ujar Boy saat dikonfirmasi Kendariinfo.
Namun, bukannya mengantarkannya, teman laki-laki Melati justru membawanya lebih dulu ke sebuah indekos di Kecamatan Wuawua. Di tempat itu, Melati mengaku sempat minum miras sebelum akhirnya keduanya pergi menuju Gerbang Batas Kota Kendari – Konawe dan kembali menenggak minum miras di lokasi tersebut.
“Dia dibawa sama laki-laki di kos-kosan, tadinya mau ke rumah tantenya. Di kos-kosan itu dia ikut miras,” ujarnya.
Namun, kepada polisi Melati mengaku bahwa dirinya tidak mengalami kekerasan selama bersama temannya. “Katanya dia tidak diapa-apakan, hanya dia ikut minum saja,” bebernya.
Guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, Tim Patroli Perintis Presisi kemudian mengamankan Melati dan mengantarkannya langsung ke rumah keluarganya di Kecamatan Puuwatu.
“Untuk mengantisipasi yang tidak diinginkan, kita langsung antar ke rumah tantenya, biar aman,” tutupnya.
