Gandeng Media dan Komunitas, Ombudsman Sultra Ajak Awasi Pelayanan Publik

Kendari – Ombudsman Sulawesi Tenggara (Sultra) memperluas jejaring dengan menggandeng beberapa media, komunitas, hingga mahasiswa untuk melakukan diskusi terkait pengawasan pelayanan publik melalui media sosial.
Kegiatan diskusi ini bertajuk Focus Group Discussion “Membangun Jejaring Ombudsman di Media Sosial pada Masa Pandemi” yang dilaksanakan di salah satu hotel di Kendari, Senin (25/10/2021).
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sultra, Mastri Susilo mengatakan, pihaknya saat ini tengah membangun jejaring bukan hanya dari dalam pemerintahan, tetapi juga dari luar pemerintah untuk semakin menguatkan proses pengawasan pelayanan publik.

Mastri menyebut ada dua peran Ombudsman selain menyelesaikan laporan. Pihaknya juga memiliki peran untuk membangun jejaring sesuai dengan amanat undang-undang.
“Dengan teman-teman di luar pemerintah kita bangun jejaring itu untuk melakukan penguatan kelembagaan dan bersinergi melakukan pengawasan pelayanan publik,” kata Mastri kepada Kendariinfo, Senin (25/10).
“Dengan pemerintah kita lakukan dalam rangka untuk segera merespons, manakala ada komplain, aduan terkait pelayanan publik,” sambungnya.
Ketika proses diskusi tersebut, Mastri sempat meminta beberapa masukan dari perwakilan undangan terkait pengelolaan media sosial mereka agar terjangkau oleh masyarakat.
Yang menjadi tujuan utama dari Ombudsman Sultra untuk membangun media sosial mereka adalah, agar masyarakat bisa mengetahui fungsi dan peran dari Ombudsman serta membuka akses mereka untuk melakukan pelaporan jika melihat proses malaadministrasi dalam pelayanan publik.
“Bagaimana kita bisa bersinergi lewat media sosial ini, untuk kembali membumikan tentang peran penting Ombudsman dan keterlibatan masyarakat dalam pengawasan pelayanan publik melalui media sosial,” jelasnya.
Mastri berharap dengan kegiatan diskusi dan membangun jejaring dengan beberapa media, komunitas, hingga mahasiswa ini, dapat memberikan penyadaran terkait pengawasan pelayanan publik
“Kita bisa bersama-sama untuk melakukan pengawasan pelayanan publik dan bersinergi bersama-sama untuk bagaimana kita sadar tentang pentingnya pengawasan pelayanan publik,” imbuhnya.
Setelah diskusi tersebut, Ombudsman Sultra mengambil banyak kesimpulan terkait perbaikan layanan media sosial mereka agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.






