Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Muna

Gedung Wisata Kuliner Bernilai Miliaran di Motewe Muna Terbengkalai, Bangunan Rusak Dipenuhi Rumput Tinggi

0
0
Gedung Wisata Kuliner yang berlokasi di Desa Motewe, Kecamatan Lasalepa, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan anggaran pembangunan sebesar Rp1 miliar kini tampak terbengkalai. Foto: La Ode Muhammad Ismail/Kendariinfo. (1/4/2026).

Muna – Gedung Wisata Kuliner Motewe yang berlokasi di Desa Motewe, Kecamatan Lasalepa, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), kini tampak terbengkalai.

Berdasarkan pantauan Kendariinfo di lokasi, Rabu (1/4/2026), bangunan yang berdiri di area bekas Kantor Dinas Perikanan Kabupaten Muna tersebut mengalami sejumlah kerusakan. Kawasan di sekitarnya dipenuhi rumput liar yang tumbuh tinggi. Sementara itu, di dalam gedung terdapat delapan ruangan yang tampak kotor dan tidak terawat.

Untuk diketahui, sejak rampung pada tahun 2024 hingga memasuki tahun 2026, gedung tersebut belum juga difungsikan sebagai pusat wisata kuliner sesuai dengan tujuan awal pembangunannya. Berdasarkan informasi yang dihimpun Kendariinfo, pembangunan gedung tersebut menelan anggaran sebesar Rp1 miliar yang bersumber dari APBD Tahun 2024.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Muna, Masrul, saat dikonfirmasi mengatakan gedung tersebut dibangun oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muna. Ia mengaku belum mengetahui detail terkait gedung tersebut karena asetnya belum diserahkan ke dinas yang dipimpinnya.

“Saya belum tahu itu. Setelah saya koordinasi dengan teman-teman, asetnya masih di Dinas PUPR Kabupaten Muna,” ujarnya kepada Kendariinfo saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (2/4).

Ia juga belum mengetahui secara pasti konsep pemanfaatan gedung tersebut. Namun, menurutnya, setelah diresmikan, aset itu rencananya akan diserahkan kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Muna untuk dikelola

“Iya, rencananya diserahkan ke Dinas Pariwisata. Tetapi sampai sekarang belum diresmikan. Kalau sudah diserahkan ke kami, alhamdulillah, bisa kami kelola bersama dinas terkait,” ungkapnya.

Sementara itu, Asisten II Setda Muna, La Ode Sairuddin, saat dikonfirmasi belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut karena proyek tersebut dikerjakan oleh Dinas PUPR Kabupaten Muna. Ia hanya menyampaikan bahwa bangunan tersebut telah rampung pada tahun 2024.

“Kalau tidak salah 2024,” singkatnya saat dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp, Jumat (3/4).

Namun, saat dikonfirmasi, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Muna, Mustajab, melalui telepon dan pesan WhatsApp hingga berita ini diturunkan belum memberikan respons.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: