Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Crime

Gegara Lagu soal Busur yang Dinyanyikan Viral, Pria di Kendari Minta Maaf

Gegara Lagu soal Busur yang Dinyanyikan Viral, Pria di Kendari Minta Maaf
Muh. Idham Ferbrian Moita saat menyampaikan permohonan maaf. Foto: Istimewa. (21/5/2022)

Kendari – Seorang pria bernama Muh. Idham Ferbrian Moita diamankan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari, usai menviralkan sebuah lagu yang menuai kontroversi di tengah teror busur yang menghantui warga di Kota Kendari, Sabtu (21/5/2022).

Saat diamankan, pria asal Kabupaten Konawe tersebut menyampaikan permohonan maaf. Ia mengaku, lagu yang dinyanyikan sengaja dibuat semata-mata untuk memotivasi pihak kepolisian agar bisa mengungkap kasus pembusuran yang terjadi di Kota Kendari.

“Menyikapi video saya yang viral pada hari Rabu (18/5), saya atas nama Muh. Idham Ferbrian Moita mengucapkan permohonan maaf kepada Polri dan masyarakat Kota Kendari tentang lagu pembusuran yang viral di media sosial. Sebenarnya lagu tersebut dibuat untuk mendukung pihak kepolisian dalam pengungkapan kasus pembusuran di Kota Kendari,” ujarnya.

Muh. Idham Ferbrian Moita saat menyanyikan lagu tentang pembusuran.
Muh. Idham Ferbrian Moita saat menyanyikan lagu tentang pembusuran. Foto: Istimewa.

Untuk diketahui, Muh. Idham Ferbrian Moita dalam akun TikTok @Muhigam menyanyikan sebuah lagu yang menuai kontroversi. Lagu tersebut kemudian viral di jagat maya.

Berikut kutipan lagu tersebut:

“Kami melaporkan bahwa kami sudah ditangkap, ditangkap delapan orang laki-laki, dan lima orang perempuan. Yo yo yo yo, bantai kami. Polres Kendari password-nya, sa bungkus ko ade”.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten