Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Gelombang Laut Sultra Diprediksi Maksimal 1,25 Meter Jelang Lebaran 2026, BMKG Klaim Masih Normal

0
0
Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Sugeng Widarko. Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (13/3/2026).

Kendari – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kondisi gelombang laut di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) masih relatif aman hingga H–2 Lebaran 2026. Namun, pemudik yang menggunakan transportasi laut tetap diminta waspada, terutama saat melintasi perairan bagian selatan Sultra.

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Sugeng Widarko, mengatakan tinggi gelombang di perairan Sultra diperkirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter hingga 18 Maret 2026.

“Untuk prakiraan kondisi cuaca di laut hingga sampai 18 Maret 2026 atau hingga H-2 Lebaran itu kondisinya normal dan cukup aman, karena prediksi kami potensinya adalah 0,5 hingga 1,25 meter untuk ketinggian gelombangnya,” kata Sugeng dalam pemaparannya, Jumat (13/3/2026).

Ia menjelaskan, gelombang dengan ketinggian hingga 1,25 meter diperkirakan terjadi di perairan bagian selatan Sultra. Kondisi tersebut diprediksi berlangsung pada 17 Maret 2026.

Karena itu, pemudik yang menggunakan kapal menuju wilayah kepulauan diminta memperhatikan kondisi gelombang, khususnya bagi penumpang dengan tujuan Pulau Batu Atas di Kabupaten Buton Selatan (Busel), Sultra.

“Nah untuk ketinggian gelombang yang 1,25 meter itu diprediksi akan terjadi di perairan bagian selatan Sultra. Jadi perlu diperhatikan bagi pemudik yang naik kapal ke arah Batu Atas agar memperhatikan tinggi gelombang,” ujarnya.

Meski demikian, Sugeng menilai kondisi gelombang pada periode mudik tahun ini masih dalam kategori relatif aman untuk aktivitas pelayaran.

“Tapi dari prediksinya ketinggian gelombang itu hanya akan terjadi pada 17 Maret. Saya rasa itu untuk periode tahun ini mudah-mudahan aman,” tambahnya.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: