Gempa Susulan di Kolaka Timur Kini Sudah 93 Kali
Kolaka Timur – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sudah terjadi 93 gempa susulan yang mengguncang wilayah Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra), pada periode 24 – 28 Januari 2025. Peristiwa itu merupakan rangkaian dari gempa utama magnitudo 4,9 pada Jumat (24/1/2025) lalu.
BMKG mencatat, dari 93 gempa susulan tersebut, ada tiga gempa susulan pada 24 Januari, 29 pada 25 Januari, dan 15 gempa susulan pada 26 Januari. Sebanyak 2 gempa susulan pada 27 Januari dan 44 gempa pada 28 Januari 2025. Meski demikian, hanya 12 gempa susulan yang terasa di daerah Koltim dan beberapa wilayah lain.
Pengamat Meteorologi Geofisika (PMG) Ahli Madya Stasiun Geofisika Kendari, Imanuela Indah Pertiwi, mengatakan gempa bumi Koltim terjadi akibat aktivitas sesar Kolaka.
Keberadaan sesar Kolaka memanjang dari arah barat laut ke tenggara, mulai dari Teluk Bone, menerus melintasi daratan Kabupaten Kolaka (Kecamatan Pomalaa dan Kecamatan Baula), Kolaka Timur (Kecamatan Lambandia), serta Konawe Selatan (Kecamatan Lalembuu dan Kecamatan Tinanggea).
Aktivitas sesarnya pun berdampak pada beberapa wilayah di sekitarnya. Kekuatan gempa bumi utama di Koltim yang cukup besar juga disertai rentetan gempa bumi susulan.
Di mana gempa bumi susulan terjadi setelah gempa bumi utama pada lokasi yang sama atau berdekatan. Gempa bumi susulan terjadi dengan skala kekuatan lebih kecil dari gempa bumi utama.
“Hal ini memberikan arti tentang rilis energi suatu patahan atau sesar yang masih ada hingga mencapai posisi kesetimbangannya kembali. Jumlah gempa bumi susulan yang terjadi masih bervariasi, karena gempa bumi tidak dapat diprediksi kejadiannya,” katanya.
BMKG masih terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas sesar yang melintasi wilayah Koltim dan beberapa daerah lainnya. Gempa tersebut akibat aktivitas tektonik pada wilayah dangkal yang berpusat di Kecamatan Lalolae. Pihaknya pun mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak mempercayai isu atau berita tentang prediksi gempa bumi.
