Generasi Muda di Konut Dilibatkan dalam Revitalisasi Bahasa Tolaki Lewat Bermaya 2025
Konawe Utara – Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Duta Bahasa Sulawesi Tenggara (Sultra) menyelenggarakan Berkemah Sambil Berkarya (Bermaya) dalam rangka memperingati Hari Bahasa Ibu Internasional (HBII). Tahun 2025 ini, Bermaya mengusung konsep berbeda, dengan fokus utama pada revitalisasi bahasa Tolaki.
Kegiatan digelar di Desa Motui, Kecamatan Motui, Kabupaten Konawe Utara (Konut), selama dua hari, 22 – 23 Februari 2025. Rangkaian acara mencakup sosialisasi literasi digital, pemanfaatan buku cerita anak dwibahasa, malam seni, serta kegiatan mancakrida.
Ketua IKA Duta Bahasa Sultra, Yunus, menjelaskan Bermaya 2025 melibatkan siswa dari SMPN 1 Motui dan SMPN 2 Motui dalam kegiatan kemah dan malam seni. Sementara sosialisasi pemanfaatan buku cerita anak dwibahasa ditujukan kepada para guru SD dan SMP di Desa Motui.
Persiapan Bermaya telah dimulai sejak Januari 2025, termasuk audiensi dengan pihak sekolah serta pelatihan siswa dalam pementasan drama hasil alih wahana dari buku cerita anak terbitan Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap generasi muda tetap bangga dengan identitas aslinya dan turut serta dalam pelestarian bahasa daerah,” ujar Yunus.
