Grup Musik RAWR Rilis Lagu Momahe, Hipdut Bernuansa Kendari dan Tolaki
Kendari – Grup musik RAWR kembali merilis karya terbaru berjudul Momahe, yang mengusung warna hiphop dangdut (hipdut) dengan sentuhan kedaerahan khas Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Salah seorang personel RAWR, Dizzy, mengatakan lagu Momahe menjadi single kedua setelah sebelumnya mereka merilis lagu debut Sepupu. Grup ini digawangi oleh Dizzy, Melvin Kopalit, Jhony Ahmad, serta menggandeng Sarah sebagai penyanyi featuring.
Ia menjelaskan, Momahe menghadirkan nuansa lagu timur yang terinspirasi dari karya seperti Tabola-bale dan Tor Monitor. Keunikan lagu ini terletak pada penggunaan lirik yang memadukan Bahasa Kendari dengan sisipan Bahasa Tolaki.
“Di lagu ini kami ingin membawa identitas lokal, baik dari segi bahasa maupun rasa musiknya,” ujar Dizzy, Selasa (21/4/2026).
Secara produksi, lagu ini digarap oleh Hardyan Destro bersama Mr Thunder Boyz, dengan aransemen yang tetap mempertahankan ciri khas hipdut namun diperkaya elemen musik timur Indonesia.
Tak hanya dari sisi musikal, pesan yang diangkat juga kental dengan nuansa lokal. Momahe menggambarkan kekaguman terhadap kecantikan perempuan Sultra, khususnya Kendari, yang dalam Bahasa Tolaki disebut momahe.
Video klip Momahe kini telah dirilis melalui kanal YouTube resmi RAWR, dan lagunya juga sudah tersedia di berbagai platform streaming digital seperti Spotify, Apple Music, dan iTunes.
Lewat karya ini, RAWR menghadirkan pendekatan berbeda dalam genre hipdut dengan mengangkat bahasa dan budaya daerah sebagai identitas utama, sekaligus memperkaya warna musik lokal agar lebih dikenal luas.
