Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Crime

Hadiri Acara Lulo, Pria di Kendari Dibusur OTK

Hadiri Acara Lulo, Pria di Kendari Dibusur OTK
Korban pembusuran di Kendari. Foto: Istimewa. (15/5/2022).

Kendari – Seorang pria bernama Delvin (31) dibusur oleh orang tak dikenal (OTK) saat menghadiri acara Lulo di belakang Kantor Badan Diklat Sultra atau tepatnya di Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (15/5/2022) subuh. Korban terkena mata panah busur di bagian dada sebelah kanan. 

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi mengungkapkan, peristiwa itu bermula saat Delvin datang ke sebuah acara Lulo di rumah temannya di belakang Kantor Diklat Sultra, Sabtu (14/5) sekitar pukul 21.00 WITA. Kemudian, sekitar pukul 00.00 WITA, operator organ memutar musik DJ namun pemilik acara meminta musiknya itu dihentikan.

“Pemilik acara meminta operator untuk menghentikan musik DJ dengan pertimbangan takut kacau jika diputar musik DJ,” ungkapnya.

Lebih lanjut, kata AKP Fitrayadi, saat musik DJ dihentikan, beberapa orang protes dari luar acara sehingga Delvin mendatangi dan sempat bertemu orang yang tidak dikenalnya.

“Korban kemudian menyuruh mereka untuk tidak berbuat ribut namun tiba-tiba dari arah samping ada seorang mengeluarkan busur dan membusur korban,” lanjutnya, Minggu (15/5).

Usai Delvin terkena busur, pelaku yang tidak diketahui identitasnya itu langsung melarikan diri. Sedangkan D, dievakuasi oleh warga setempat untuk dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara. Selanjutnya korban dioperasi pada pukul 14.00 WITA.

AKP Fitrayadi mengatakan, pihaknya telah mengumpulkan keterangan sejumlah saksi dan korban terkait insiden pembusuran tersebut.

Baca Juga:  Kamu Warga Sultra? Dan Ingin Jadi Reseller MS Glow? Begini Caranya

“Kasus ini sedang kita tangani dan lakukan penyelidikan untuk mengungkap pelakunya,” tutupnya.

Penulis
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten