Hand Sanitizer dari Jeruk Tolaki Karya IAIN Kendari Raih Juara Olimpiade se-Indonesia

Kendari – Karya mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari yang mengembangkan jeruk etno tolaki sebagai bahan baku untuk membuat cairan pencuci tangan atau hand sanitizer, berhasil meraih juara harapan dua dalam Olimpiade Agama, Sains dan Riset (OASE) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) se-Indonesia.
Inovasi yang dikembangkan melalui penelitian dua mahasiswa bernama Satriyadi Bilyan Salangga dan Pramanda Alfhandy, berhasil keluar menjadi juara setelah lolos di babak grand final pada cabang lomba karya inovasi nanoteknologi, usai menyingkirkan sekitar 90 peserta lainnya dari kampus PTKI se-Indonesia di Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Nanggroe Aceh Darussalam.
Rektor IAIN Kendari, Fauziah Binti Awad, mengapresiasi keberhasilan mahasiswa Prodi Tadris IPA Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan tersebut. IAIN Kendari menjadi satu-satunya IAIN di kawasan Indonesia Timur yang meraih juara pada event OASE tahun 2021.

“Tidak mudah mengalahkan inovasi mahasiswa dari kampus ternama lainnya. Alhamdulillah, kita patut bersyukur atas pencapaian dan kami mengapresiasi karena mampu berada pada posisi kelima di antara Universitas Islam Negeri,” katanya, Sabtu (27/11/2021).
Sementara itu, Wakil Rektor III IAIN Kendari Herman, menjelaskan bahwa prestasi di tingkat nasional menjadi target utama bidang kemahasiswaan. Pihaknya akan mempersiapkan pembinaan untuk mengikuti kompetisi mahasiswa antar PTKI se-Indonesia yaitu Pekan Seni, Olahraga Mahasiswa Nasional (PESONA) yang akan digelar tahun depan di Bandung, Provinsi Jawa Barat.
“Prestasi akademik maupun nonakademik menjadi sasaran utama program kerja bidang kemahasiswaan sebagai upaya mendorong peningkatan akreditasi baik program studi maupun institusi,” jelasnya.





