Hanya 3% Digunakan di Sultra, AJP: Aspal Buton Harus Laku di Daerah Sendiri

Kendari – Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra), Aksan Jaya Putra (AJP) berkomentar soal isu aspal Buton yang hanya 3 persen digunakan di Sulawesi Tenggara (Sultra).
Ketika ditemui awak media dalam pengukuhan Pimpinan Daerah (PD) Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Sultra, pria yang akrab disapa AJP ini mengatakan bahwa aspal Buton merupakan aset cadangan yang ada di Sultra tentunya dengan kualitas ekspor.
“Terkait dengan aspal Buton memang ini menjadi salah satu cadangan yang ada di Sultra, hampir setiap saat sekarang dikelola atau diekspor ke Cina,” kata AJP, Selasa (8/2/2022).
“Jadi terkait dengan proyek APBN atau APBD, setahu saya APBN itu menggunakan 10 persen campuran aspal Buton, kalau provinsi saya kira sekitar 6 persenan lah,” sambungnya.
Dia melanjutkan, aspal Buton merupakan salah satu kebanggaan Provinsi Sultra yang sudah mulai terkenal luas di luar Sultra.
“Saya kira ke depan memang lagi digalakkan investasi yang besar untuk bisa masuk ke wilayah Buton, sehingga aspal kita ini bisa lebih terkenal di luar negeri,” lanjutnya.
Selain itu AJP juga mendukung penuh aspal Buton agar bisa dimanfaatkan lebih banyak di wilayah Sultra.
“Kami sangat men-support sehingga nantinya aspal Buton ini laku di daerah kita sendiri, bukan cuma di luar,” tutupnya.





