Harga Minyak Goreng Subsidi di Kendari Tinggi, Satgas Pangan Polri Duga Ada Permainan Broker Nakal

Kendari – Harga minyak goreng curah merek Minyak Kita di sejumlah pasar yang ada di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) tinggi menjelang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru).
Kepala Sub Satgas Ketersediaan Satgas Pangan Mabes Polri, Kombes Pol Muh. Hermawan mengatakan, minyak goreng curah secara nasional dijual dengan harga Rp15.500 per liter. Tetapi harga minyak goreng merek Minyak Kita mencapai angka Rp17.000 bahkan Rp18.000 per liter.
“Ini harganya tinggi, makanya kami akan evaluasi,” katanya kepada Kendariinfo.

Hermawan menyebut, minyak goreng disubsidi oleh pemerintah. Seharusnya harga yang dipasarkan oleh para pedagang tidak boleh melampaui harga yang telah ditentukan.
Namun, para pedagang terpaksa menjual harga minyak curah dengan angka tersebut dikarenakan mereka membelinya dari perantara atau broker dengan harga yang tinggi juga.
“Alasan pedagang di situ, mereka jual tinggi karena membelinya juga tinggi,” paparnya.
Lanjut Hermawan, ia menilai ada broker nakal yang sengaja mempermainkan harga minyak goreng merek Minyak Kita. Olehnya itu, pihaknya akan melakukan penelusuran dan mengecek sumber minyak goreng yang dipasarkan tersebut.
“Saya umumkan dan sampaikan pada Tim Satgas Pangan Daerah supaya langsung ditindak kalau ketemu broker-nya karena itu pidana. Sebagian minyak goreng ini disubsidi oleh pemerintah khususnya merek Minyak Kita. Para broker ini tidak boleh bermain,” pungkasnya.





