Hari Ketiga Masih Tak Ada Solusi, Warga Routa Tetap Blokade Jalan Hauling PT SCM
Konawe – Memasuki hari ketiga, ratusan warga Routa tetap memblokade jalan hauling milik PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) yang terletak di Desa Lalomerui, Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe karena pihak perusahaan masih belum memberikan solusi, Jumat (17/2/2023).
Berdasarkan pantauan Kendariinfo di lokasi blokade, aktivitas mobil logistik milik PT SCM lumpuh total sejak pertama kali diblokade pada Rabu (15/2) lalu. Selain itu, beberapa kendaraan roda empat lainnya milik perusahaan juga terpaksa disuruh putar balik oleh masyarakat.
Pada hari Kamis (16/2) sekira pukul 10.30 Wita, sebenarnya warga telah diundang ke Kantor Comrel PT SCM untuk menyelesaikan tuntutan masyarakat.
Namun, pihak perusahaan lagi-lagi tidak menepati janjinya sehingga masyarakat kembali ke jalan hauling untuk melakukan blokade.
Salah seorang perwakilan PT SCM bernama Ikbal sempat menyuruh warga untuk bubar dengan dalih bahwa tuntutan mereka tetap ditindaklanjuti oleh pihak perusahaan.
“Kalau bisa bubar dulu, nanti kami akan tindak lanjuti tuntutan teman-teman,” katanya, Kamis (16/2) lalu.
Amrul selaku koordinator lapangan (korlap) aksi menolak arahan tersebut dan menegaskan bahwa masyarakat akan tetap bertahan di lokasi.
“Saya tegaskan bahwa warga akan tetap bertahan di lokasi sampai pihak perusahaan menuruti permintan atau tuntutan kami,” tegas Amrul.
Berikut tuntutan masyarakat Routa ke PT SCM:
- Memprioritaskan karyawan lokal.
- Merealisasikan CSR (Corporate Social Responsibility).
- Membuka pengembangan skill untuk karyawan lokal.
- Perusahaan dan vendor agar melibatkan masyarakat lokal untuk segala pengurusan.
- Talih asih tanam tumbuh.
- dan Surat Kepemilikan Tanah.
Warga Routa Konawe Blokade Jalan Hauling PT SCM, Aktivitas Lumpuh Total
