Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Crime

Hasil Penyelidikan Polres Konsel Terkait Sumber BBM Ilegal yang Dimuat Pakai Ambulans dan Lokasi Pengantaran

0
0
Kasat Reskrim Polres Konsel, AKP La Ode Muhammad Jefri Hamzah. Foto: Istimewa.

Konawe Selatan – Sebuah ambulans milik Puskesmas Laonti, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), disalahgunakan untuk mengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis solar ilegal ke salah satu perusahaan tambang di Kecamatan Moramo Utara, Konsel.

Sopir ambulans bernama Asran (35), honorer asal Desa Tambosupa, Kecamatan Moramo, dan penerima BBM ilegal ini bernama Jahuri telah dimintai keterangan sebagai saksi oleh aparat kepolisian Polres Konsel, belum ada penetapan tersangka.

Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Konsel, AKP La Ode Muhammad Jefri Hamzah, menjelaskan bahwa kasus ini mencuat setelah beredar unggahan di media sosial pada Jumat (25/7/2025) terkait kendaraan dinas kesehatan yang memuat BBM subsidi.

“Setelah kami lakukan pendalaman, diketahui kendaraan tersebut milik Puskesmas Laonti dan dikemudikan oleh saudara Asran,” ungkap AKP Jefri, Minggu (27/7).

Hasil penyelidikan menyebutkan bahwa pada pukul 09.00 Wita, Asran mengantar 10 jeriken solar masing-masing 35 liter ke PT Celebes Litho Jaya (CLJ). BBM tersebut diterima oleh seorang pekerja bernama Jahuri, warga Desa Mata Wawatu, Kecamatan Moramo Utara.

Ketika keluar dari area perusahaan, Asran sempat ditahan di pos keamanan PT Hoffmen Energi Perkasa, di mana jeriken kosong sempat didokumentasikan oleh petugas.

“Yang bersangkutan mengaku biasanya memakai mobil pribadi untuk mengantar solar ilegal ini, tetapi karena rusak, dia gunakan ambulans. Alasannya buru-buru juga karena ingin jemput jenazah di RS Santa Anna Kendari,” ujar AKP Jefri.

Lebih lanjut, kata Jefri, solar subsidi tersebut diketahui diperoleh dari para pengantre di SPBU Cialam, Kecamatan Konda, Konsel, lalu dijual ke perusahaan PT CLJ.

“Saat tim personel Polsek Moramo Utara bersama Unit Tipidter Polres Konsel mendatangi lokasi penampungan BBM di PT CLJ, solar masih berada di tempat dan belum sempat digunakan,” bebernya.

AKP Jefri menegaskan bahwa pihaknya terus mendalami kasus ini dan membuka kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain, termasuk dugaan penyalahgunaan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi.

“Perkembangannya nanti kami sampaikan,” pungkasnya.

Alasan Sopir di Konsel Gunakan Mobil Ambulans untuk Muat BBM ke Perusahaan Tambang

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: