Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kolaka

Hendak Dievakuasi BKSDA, Buaya di Watubangga Malah Kabur ke Empang

0
0
Seekor buaya melarikan diri ke empang. Foto: Istimewa. (17/2/2021).

KolakaSeekor buaya berukuran hampir empat meter di Desa Lamundre, Kecamatan Watubangga, Kabupaten Kolaka, diketahui telah kembali ke empang sebelum dievakuasi tim dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (17/2/2021) malam.

Salah seorang warga Watubangga, Faisal Syam mengatakan, reptil dengan nama latin Crocodylidae itu melarikan diri saat dikurung di dekat rumah milik salah satu keluarga, yang mengaku bahwa buaya tersebut adalah kerabat mereka.

“Lepas dari kurungan lalu lari ke empang. Kurungannya terbuat dari terpal dengan diisikan air,” katanya.

Pihak BKSDA Kolaka bersama Camat Watubangga saat menggelar konferensi pers. Foto: Istimewa.

Sementara Camat Watubangga, Guntur Suhandoko menyebut, hari ini tim BKSDA hendak melakukan evakuasi. Namun warga yang mengaku keluarga dari buaya tersebut menghalangi jalannya evakuasi.

“Tim BKSDA sudah mulai melakukan evakuasi, tapi tiba-tiba ada salah seorang warga yang mengaku keluarga buaya itu menghalangi proses evakuasi,” ujar Guntur saat melakukan konferensi pers di Balai Desa Lamundre, Kamis (18/2).

Selain itu, lanjut Guntur, pihak BKSDA juga mengaku tidak bisa melanjutkan proses evakuasi karena terkendala kondisi air yang sedang pasang.

“Tim rescue BKSDA tidak siap melakukan evakuasi hari ini, karena terkendala kondisi air yang sedang naik di empang itu,” lanjutnya.

Pihak pemerintah desa akan melakukan negosiasi dengan warga yang mengaku keluarga buaya untuk mengizinkan proses evakuasi setelah air surut besok.

Buaya yang viral berada di salah satu empang warga di Desa Lamundre, Watubangga. Foto: Istimewa.

“Semoga besok tidak ada kendala lagi, supaya proses evakuasi berjalan lancar, sehingga tidak meresahkan warga lagi,” ujarnya.

Terakhir, dirinya berharap agar warga tidak berkumpul di sekitar empang agar memudahkan proses evakuasi yang dilakukan BKSDA.

“Saya berharap kepada masyarakat sekitar, apabila besok dilaksanakan proses evakuasi agar tidak berkerumun di lokasi evakuasi agar tidak mengganggu proses evakuasi oleh tim BKSDA,” pungkasnya.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: