Hingga Pertengahan 2022, Ada 127 Pengidap HIV/AIDS di Kendari
Kendari – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat ada 127 pengidap human immunodeficiency virus/acquired immunodeficiency syndrome (HIV/AIDS) pada periode Januari – Juni 2022. Jumlah itu meningkat dari tahun sebelumnya yang tercatat hanya 108 orang sepanjang Januari – Desember 2021.
Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Kendari, Ellfi, mengatakan data tersebut berdasarkan hasil skrining langsung di lapangan oleh petugas kesehatan. Selain itu, ada beberapa kasus yang sukarela mendatangi layanan kesehatan untuk melakukan skrining.
“Hasil skrining di lapangan. Tapi ada juga beberapa yang merasa dirinya ada indikasi atau gejala, dia laporkan secara sukarela untuk skrining,” kata Ellfi kepada Kendariinfo saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (19/7/2022).
Menurut Ellfi, peningkatan jumlah temuan tersebut juga mempermudah pencegahan penularan HIV/AIDS. Dia menjelaskan, jumlah pengidap HIV/AIDS yang banyak artinya petugas kesehatan semakin mudah mendeteksi serta memutus penularannya. Untuk memutus penularan tersebut, petugas kesehatan akan melakukan upaya pengobatan, edukasi, hingga konseling pada korban.
“Insyaallah yang kita temukan, kita obati. Kalau kita obati minimal menularnya ke orang lain lebih sedikit. Dalam proses pengobatan, semua dilakukan skrining, siapa saja kontaknya, apalagi yang ada hubungan seksualnya. Itu yang paling kita cari,” jelasnya.
Dia pun menyarankan agar masyarakat Kota Kendari tetap berperilaku hidup sehat, tidak bergonta-ganti pasangan, serta menjauhi seks bebas. Hal itu diharapkan setidaknya dapat meminimalisir penularan HIV/AIDS yang terus meningkat.
“Kita tidak sarankan untuk jajan di luar, tetap berperilaku hidup yang sehat, setia pada pasangannya, tidak bergonta-ganti pasangan,” pungkasnya.
