IAIN Kendari Wisuda 434 Mahasiswa, Kini Kampus Islam Itu Sudah Cetak 4.933 Alumni
Kendari – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari menggelar wisuda ke XII Program Sarjana dan Magister periode kedua yang diikuti oleh 434 wisudawan di Hotel Sahid Azizah Syariah Hotel and Convention Kendari, Selasa (28/11/2023).
434 wisudawan itu terbagi dalam 4 Fakultas, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan 238 orang, Fakultas Syariah 50 orang, Fakultas Adab dan Dakwah 50, Fakultas Ekonomi, dan Bisnis Islam 69 orang dan Program Pascasarjana 26 orang.
Dalam sambutannya, Rektor IAIN Kendari, Prof. Dr. Husain Insawan, menyampaikan sejak resmi bertransformasi menjadi IAIN Kendari, perguruan tinggi agama Islam terbesar di Sulawesi Tenggara ini telah mencetak 4.933 alumni.
Rektor mengingatkan bahwa meski era kemajuan teknologi yang makin pesat, teknologi informasi telah menjadi basis dalam kehidupan manusia, tapi para wisudawan dituntut untuk lebih memiliki rasa empati, kepedulian, sense of belonging, kemahiran/skill di bidang IT dan kemampuan literasi bahasa, literasi data, literasi teknologi, dan literasi manusia yang dibutuhkan dunia kerja.
Ia melanjutkan, masyarakat menaruh harapan besar kepada IAIN Kendari untuk mendidik dan menghasilkan guru, konselor, pamong belajar, dan tenaga kerja yang bermutu dan berkarakter mulia yang memiliki kecerdasan intelektual, spiritual, emosional, dan kinestetik yang membentuk sikap dan mentalitas para wisudawan.
“Wisudawan mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh ke dalam dunia profesional, tidak hanya bekerja di sektor industri tetapi yang lebih penting tentunya membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat dengan menjadi entrepreneur,” katanya dikutip dari Laman Resmi IAIN Kendari.
Husain Insawan juga berpesan kepada para wisudawan menjadi insan yang bermartabat, berilmu, mampu membawa solusi dan berdampak bagi kehidupan berbangsa serta bernegara.
“Agar mampu berperan dan berkontribusi optimal, alumni IAIN Kendari harus adaptif, harus menjadi pemimpin yang mampu multitasking, berjejaring luas dan yang terpenting mampu berinovasi,” pungkasnya.
