Ibu-Ibu Resah, Jalan Raya Depan Kampus Lama UHO Berubah Menjadi Arena Balapan

Kendari – Aksi balapan liar yang sering terjadi di Kota Kendari saat bulan Ramadan membuat sejumlah ibu-ibu resah. Pasalnya, suara bising knalpot bogar mengganggu kenyamanan warga dan pengendara lainnya yang melintas.
Salah seorang ibu yang mengaku resah adalah Ratna. Semenjak hari pertama hingga ketiga Ramadan, jalan raya di depan kampus lama UHO, Jalan Bunga Matahari, Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) berubah menjadi arena balapan.
“Dari awal puasa setiap subuh-subuh mereka ramai sekali balapan di sini,” ujarnya, Selasa (5/4/2022).

Akibat balapan liar ini, gerbang rumahnya yang berada di tepi pembelokan selalu ditutup rapat. Dia khawatir, pengendara kehilangan kendali saat akan membelok yang berdampak pada masuknya sepeda motor ke pekarangan.
“Jangan sampai mereka salah belok atau baku tabrak kemudian masuk di dalam rumah. Jangan sampai gara-gara ini orang yang balap-balap, terjadi hal buruk. Makanya saya tutup gerbang sampai selesai mereka balapan,” bebernya.
Sementara itu, ibu-ibu lainnya bernama Lian mengaku kaget dengan aksi balapan liar yang dilakukan oleh sekelompok remaja. Pasalnya, ketika sedang santai dan menikmati udara pagi di area Kendari Beach (Kebi) dia terganggu dengan kendaraan yang melaju kencang, saling kejar dan knalpot bogar.
“Saya takut, kaget. Saya kira ada apa balap-balap ternyata anak-anak kecil yang balapan liar. Jangan sampai kita ditabrak juga kasian padahal tidak tahu apa-apa,” paparnya.
Menanggapi hal itu, Kabag Ops Polresta Kendari, Kompol Jupen Simanjutak mengatakan, pihaknya akan menindak tegas siapa saja yang terlibat balapan liar.
“Di hari ketiga ini, ada 15 unit motor yang diamankan. Masih ada yang ikut balapan, tapi langsung lari kalau lihat polisi,” katanya.
Jupen berharap kepada masyarakat agar tetap bersinergi dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Kota Kendari.





