Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Crime

Ibu Kendari Laporkan Marina Mart ke Polisi karena Jual Susu Kedaluwarsa

Ibu Kendari Laporkan Marina Mart ke Polisi karena Jual Susu Kedaluwarsa
Swalayan Marina Mart, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Kendariinfo. (4/7/2022).

Kendari – Maryani (39), warga Kelurahan Puuwatu, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) melaporkan swalayan Marina Mart ke Polsek Mandonga atas dugaan penjualan susu kedaluwarsa, Minggu (3/7/2022). Maryani mengaku menjadi korban setelah membeli dan meminumkan susu kedaluwarsa kepada bayinya, Al Fatan, yang baru berusia tujuh bulan. 

Maryani mengatakan, awalnya dia membeli susu kedaluwarsa jenis Lactogen di Marina Mart, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga pada Sabtu (2/7/2022) lalu, sekitar pukul 14.00 WITA. Waktu itu, dia membeli dua kemasan Lactogen sekaligus, ukuran 180 gram dan 350 gram, namun tidak memeriksa tanggal kedaluwarsa susu tersebut. Belakangan Maryani mengetahui bahwa susu kedaluwarsa yang dibelinya adalah kemasan berisi 180 gram dan bertuliskan “JUN 2022* di bagian atas bungkusan.

“Saya tidak periksa. Logikanya tidak mungkin saya kasih minum bayiku susu kedaluwarsa,” kata Maryani kepada Kendariinfo melalui sambungan telepon, Senin (4/7/2022).

Seorang ibu di Kendari curhat usai bayinya minum susu kedaluwarsa.
Seorang ibu di Kendari curhat usai bayinya minum susu kedaluwarsa. Foto: @aryanirfan30.

Setibanya di rumah, Maryani langsung membuatkan susu untuk Al Fatan lalu meminumkannya. Tak berselang lama, Al Fatan mulai gelisah dan menangis secara terus menerus. Pada Minggu (3/7) dini hari, tubuh Al Fatan mulai muncul bintik-bintik merah.

“Kenapa pas minum satu botol, bayiku kaya lain-lain. Dia menangis terus. Bayiku bintik-bintik merah pas malam,” lanjutnya.

Atas kejadian itu, Maryani lalu mendatangi Marina Mart untuk meminta klarifikasi pada Minggu (3/7), sekitar pukul 10.00 WITA. Ketika bertemu dengan pegawai Marina Mart, dia mengaku tak mendapat respons yang baik. Bahkan karyawan Marina Mart saat itu mencoba mengamankan susu yang diduga kedaluwarsa ke dalam gudang.

Baca Juga:  Selisih Pemda Muna dan Dokter Ahli soal Penundaan serta Potongan Insentif

“Waktu saya marah-marah di Marina Mart, ada karyawan toko yang ambil susu kedaluwarsa dari rak terus dia kasih masuk di dalam gudang. Saya rekam itu, ada videonya,” ujarnya.

Di hari yang sama, Maryani sempat mengunggah video dan menceritakan pengalamannya itu. Pada video yang diterima Kendariinfo, Maryani tampak duduk di emperan Marina Mart. Maryani terlihat menangis tersedu-sedu dan mengatakan bahwa susu kedaluwarsa itu telah diberikan kepada bayinya. Padahal, dia mengaku selalu membeli susu di toko tersebut. Video itu pun akhirnya beredar luas di media sosial. 

“Saya di depan Toko Marina. Selama ini, saya sering datang belanja di sini, beli susu Lactogen. Ternyata anak saya dikasih susu expired date,” ujar Maryani dalam video sambil menunjukkan kemasan susu tersebut.

Merasa tak mendapat respons yang baik dari pihak Marina Mart, Maryani lalu melapor ke Kantor Polsek Mandonga. Kapolsek Mandonga, Kompol Much. Salman, membenarkan laporan itu. Dia mengatakan, pihaknya segera memeriksa pihak Marina Mart setelah mengumpulkan bukti-bukti sebagai bahan penyelidikan. 

“Laporannya ada soal bayi minum susu kedaluwarsa itu. Sementara kita siapkan lidik, kita akan periksa,” kata Salman.

Bayi 7 Bulan di Kendari Jadi Korban Susu Kedaluwarsa, Sekujur Badan Berbintik Merah

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten