ICCF ke-8 di Kendari Jadi Ajang Promosi Ekonomi Kreatif Daerah

Kendari – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Suharno menyebut event Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) ke-8 di Kota Kendari yang diselenggarakan oleh komunitas Indonesia Creative Cities Network (ICCN) menjadi wadah untuk mempromosikan keunggulan ekonomi kreatif yang ada di Bumi Anoa khususnya Kota Kendari.
“Komunitas ICCN merupakan organisasi kreatif yang telah tersebar luas di seluruh Indonesia, banyak anggota komunitas yang hadir di sini (Kendari), kita bisa jadikan ini sebagai momen untuk memperkenalkan keunggulan daerah kita ke delegasi-delegasi dari seluruh penjuru tanah air yang sempat hadir,” kata Suharno saat membuka kegiatan Indonesia Creative Cities Conference (ICCC) yang menjadi rangkaian acara ICCF ke-8 di Kota Kendari, Senin (12/12/2022).
Suharno menambahkan, Sultra memiliki keunggulan ekonomi kreatif yang cukup beragam di antaranya, kuliner, fashion, pariwisata, dan kerajinan kriya. Karya-karya tersebut melalui kegiatan ini bisa menjangkau pasar yang lebih luas sehingga bisa menambah nilai ekonomi pengrajin karya.

“Jejaring ICCN ini sangat luas yaa, ada sekitar 250 jejaring se-Indonesia itu bukan jumlah yang sedikit, kalau kita bisa manfaatkan tentu itu jadi nilai positif yang bisa kita raih untuk kemajuan ekonomi kreatif daerah kita,” tambahnya.
Selain itu, event ini juga bisa menjadi wadah pelaku ekonomi kreatif Kota Kendari untuk membangun jejaring dengan pelaku-pelaku kreatif lain yang tergabung di komunitas ICCN.
“Kota Kendari sebagai tuan rumah harus memanfaatkan momen ini untuk lebih banyak membuat jejaring terutama dengan komunitas pelaku usaha, ini jadi kesempatan emas untuk kita,” pungkasnya.
Ketua Umum ICCN, Fiki Satari mengatakan, pemilihan Kota Kendari sebagai tuan rumah ICCF ke-8 sebenarnya sebagai alternatif, karena rencananya akan dilaksanakan di Labuan Bajo. Fiki menyebut Kendari menjadi alternatif yang tepat setelah melihat potensi ekonomi kreatif yang dimiliki.
“Satu-satunya pilihan yang paling tepat adalah Kota Kendari. Kendari ini potensinya luar biasa, tapi yang terpenting adalah perjuangan komunitas kreatifnya yang sudah dimulai sejak lama,” katanya.





