Iluh Sinta, Atlet Taekwondo Putri Sultra Sabet Medali Perunggu di PON XXI
Konawe – Iluh Sinta Sundariasih, salah satu atlet taekwondo putri yang mewakili Sulawesi Tenggara (Sultra) di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatra Utara (Sumut) berhasil menyumbangkan medali perunggu.
Raihan prestasi dan medali itu usai Sinta mengalahkan atlet perwakilan Sumatra Barat pada kelas under 73 kilogram pada perebutan semifinal Taekwondo di PON XXI Aceh-Sumut ini.
Namun, Sinta harus gagal maju di final usai ditumbangkan perwakilan atlet Kalimantan Timur saat laga di Medan, Sabtu (14/9/2024).
Kepada Kendariinfo, Sinta mengaku sangat bersyukur bisa mengharumkan nama Sultra di kancah nasional ini. Walaupun target dan harapan awal sampai di final, tapi Iluh sudah cukup bangga bisa lolos sampai partai semifinal dan mengalahkan Sumatra Barat.
“Pastinya sangat bersyukur sekali, walaupun harapan saya mau sampai di final tapi rezekinya hanya sampai di semifinal,” ujar wanita kelahiran Desa Langgomea, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe itu, Senin (16/9).
Dengan capaian itu, Sinta mengaku senang karena ajang pertama kalinya di PON ini sudah membuat prestasi yang terbaik. Sebab, sebelumnya Iluh sempat gagal lolos di PON 2019.
“Rasa senang juga pastinya saya rasa, karena ini pertama kalinya saya mendapat medali di PON setelah gagal lolos PON tahun 2019,” kata dia.
Sinta mengungkapkan dengan capaian medali perunggu ini, dirinya tidak akan berhenti sampai di sini. Ia menargetkan pada ajang PON selanjutnya, bisa kembali memberikan yang terbaik dan bahkan lebih dari prestasi saat ini.
“Target ke depan saya, mudah-mudahan bisa tembus di PON selanjutnya dan tampil lebih maksimal lagi sampai di final,” ungkapnya.
Sinta pun berterima kasih dan memberikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak, mulai dari keluarga dan kerabat yang telah memberikan semangat dan juga pelatih hingga ofisial yang telah bekerja keras membantu mengantarkannya ke ajang ini.
Alumnus mahasiswi Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari ini merupakan anak dari Bapak Ketut Wersen dan Ibu Ketut Darmi Astuti. Saat ini, gadis kelahiran 16 September 2001 tersebut berprofesi sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe.
Nah sekarang Makin Tahu Indonesia kan!!
