Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Implementasikan Kurikulum Merdeka, SMPN 5 Kendari Tunjukkan Kreativitas Siswa Lewat P5

0
0
Kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMPN 5 Kendari. Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (28/5/2025).

Kendari – Semangat kolaborasi dan kreativitas siswa Sekolah Menengah Negeri (SMPN) 5 Kendari terlihat nyata dalam pelaksanaan kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang digelar pada Rabu (28/5/2025).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka, yang menekankan pentingnya pembentukan karakter dan kompetensi siswa secara menyeluruh.

Mengusung tema yang relevan dengan nilai-nilai Pancasila dan kehidupan sehari-hari, para siswa menunjukkan antusiasme tinggi dalam menampilkan hasil karya mereka. Mulai dari pentas seni, pameran kerajinan tangan, hingga diskusi kelompok tentang isu sosial di sekitar mereka.

Kepala SMPN 5 Kendari, Asbar menjelaskan, kegiatan P5 bukan sekadar rutinitas akademik, tetapi merupakan wahana penting untuk membentuk pelajar yang berintegritas, kreatif, dan mampu bekerja sama dalam menyelesaikan persoalan.

“Kami ingin siswa tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara karakter. P5 memberi ruang bagi mereka untuk mengembangkan empati, tanggung jawab, dan kemampuan berpikir kritis melalui pengalaman nyata,” ujar Asbar.

Ia menambahkan, P5 juga menjadi bentuk konkret dari pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa, dimana guru lebih berperan sebagai fasilitator, sementara siswa didorong untuk aktif mencari solusi, berekspresi, dan membangun kesadaran sosial.

“Kami memilih tema yang dekat dengan keseharian mereka, agar setiap kegiatan tidak hanya bermakna di dalam sekolah, tapi juga terasa manfaatnya di luar. Misalnya, saat siswa mengangkat isu kebersihan lingkungan atau toleransi antar teman,” jelasnya.

Asbar berharap, pelaksanaan P5 ke depan terus ditingkatkan, baik dari sisi pendampingan guru maupun kualitas proyek siswa, sehingga benar-benar menjadi bagian integral dari proses pendidikan di era Kurikulum Merdeka.

“Ini adalah langkah kecil yang dampaknya besar. Kalau prosesnya dijalankan dengan sungguh-sungguh, kita akan melihat perubahan nyata pada cara berpikir dan bersikap siswa,” tutupnya.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: