Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Inflasi Tahunan Kota Kendari Tembus 2,87 Persen per Oktober 2025

Inflasi Tahunan Kota Kendari Tembus 2,87 Persen per Oktober 2025
Suasana rilis data BPS di Kantor BPS Kota Kendari. Foto: Dok. Kendarikota. (3/11/2025).

Kendari – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi year on year (yoy) di Kota Kendari mencapai 2,87 persen per Oktober 2025. Kenaikan ini menunjukkan adanya peningkatan harga pada sejumlah kelompok pengeluaran utama masyarakat setahun terakhir.

Berdasarkan data BPS, inflasi tahunan Kota Kendari per Oktober 2024 hanya 0,71 persen, atau mengalami lonjakan inflasi tahunan yang cukup tinggi yakni sebesar 2,16 persen.

Kepala BPS Kota Kendari, Sultriawati Efendy, menyampaikan salah satu penyebab utama lonjakan inflasi itu dipicu oleh naiknya kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 5,16 persen.

“Selain itu, inflasi juga terdorong oleh kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga yang meningkat 0,59 persen, serta kelompok kesehatan sebesar 1,32 persen,” ujar Sultriawati dikutip dari Kendarikota.go.id, Senin (3/11/2025).

Kenaikan harga juga tercatat pada kelompok transportasi sebesar 1,93 persen, pendidikan 5,38 persen, penyediaan makanan dan minuman/restoran 2,78 persen, serta perawatan pribadi dan jasa lainnya 5,97 persen.

Sultriawati menjelaskan, peningkatan di kelompok-kelompok tersebut mencerminkan adanya tekanan inflasi dari kebutuhan pokok, layanan dasar, dan biaya konsumsi rumah tangga.

Sementara itu, beberapa kelompok pengeluaran justru mengalami penurunan indeks harga, antara lain pakaian dan alas kaki yang turun 2,40 persen; perlengkapan serta pemeliharaan rutin rumah tangga turun 0,74 persen; informasi, komunikasi, dan jasa keuangan turun 0,19 persen; rekreasi, olahraga, dan budaya yang turun 0,35 persen.

Baca Juga:  IPH Sultra Terendah Secara Nasional, Pj. Gubernur Catat Sejarah Baru Melalui Strategi 4-K Pengendalian Inflasi

Secara bulanan, Kota Kendari mengalami deflasi sebesar 0,29 persen, sedangkan inflasi sejak Januari hingga Oktober 2025 tercatat 2,63 persen. Kondisi ini menunjukkan meski beberapa harga kebutuhan mengalami penurunan pada Oktober 2025, secara tahunan harga-harga masih lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya.

Sultriawati menambahkan, hasil pemantauan BPS memperlihatkan bahwa tren kenaikan harga berbagai komoditas masih berlanjut, terutama pada bahan pangan dan kebutuhan rumah tangga.

“Terjadi inflasi yoy sebesar 2,87 persen atau peningkatan Indeks Harga Konsumen dari 105,67 pada Oktober 2024 menjadi 108,70 pada Oktober 2025,” tutupnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten