Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Pemerintah

Inflasi Year on Year di Sultra Capai 3,68 Persen, Kota Baubau Tertinggi

1
0
Plt. Kepala BPS Sultra, Andi Kurniawan. Foto: Istimewa.

Kendari – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat inflasi year on year (yoy) pada September 2025 di Sulawesi Tenggara (Sultra) sebesar 3,68 persen.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPS Sultra, Andi Kurniawan, mengatakan inflasi yoy tertinggi terjadi di Kota Baubau sebesar 4,84 persen. Disusul Kabupaten Kolaka dengan inflasi 4,34 persen.

Kemudian, Kabupaten Konawe sebesar 3,86 persen. Sementara Kota Kendari mencatat inflasi terendah yakni 2,99 persen.

Selain itu, BPS juga mencatat inflasi year to date (ytd) Sultra hingga September 2025 sebesar 3,26 persen. Secara bulanan, Sultra justru mengalami deflasi 0,26 persen.

“Deflasi September 2025 dipengaruhi turunnya harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan andil 0,67 persen. Komoditas yang memberi sumbangan antara lain beras, tomat, cabai rawit, ikan cakalang, dan bawang merah,” jelas Andi saat merilis data indikator strategis, Rabu (1/10/2025).

Ia menambahkan, kebijakan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) menjadi salah satu faktor yang menekan harga beras sehingga terjadi deflasi.

“Kebijakan pemerintah terhadap penyaluran beras SPHP periode September 2025 berdampak pada harga beras yang sebelumnya mengalami kenaikan cukup tinggi,” tandasnya.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: