Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Ingin Tingkatkan Kapasitas Produksi, Jadi Alasan Pabrik Smelter Nikel di Pomalaa Belum Beroperasi

0
0
Ilustrasi smelter. Foto: Pixabay.

Kolaka – Pabrik pengolahan dan pemurnian nikel PT Vale Indonesia di Blok Pomalaa, Kabupaten Kolaka hingga saat ini belum beroperasi. Belum adanya aktivitas di smelter itu disebabkan pihak PT Vale Indonesia yang sedang mengurus pemenuhan perizinan khususnya pada perubahan peningkatan produksi dengan melakukan kelengkapan dokumen.

Senior Manager External Relation PT Vale Indonesia Blok Pomalaa, Hasmir mengatakan sebelumnya pihak perusahaan hanya akan memproduksi nikel 40 ribu ton yang kemudian meningkat menjadi 120 ribu ton per tahun.

“Untuk mencapai produksi 120 ribu ton itu maka kami harus memperbaiki dokumen perubahan peningkatan kapasitas yang membutuhkan proses,” katanya usai mengikuti kegiatan di salah satu hotel di Kota Kendari, Jumat (10/2/2023).

Perusahaan menargetkan pada Agustus tahun ini perizinan tersebut sudah diselesaikan agar aktivitas yang lebih luas dapat dilakukan pada September 2023 mendatang.

“Awalnya kita hanya bisa membuka 80 hektare, sementara kalau target sampai 120 ribu itu kurang lebih 200 sampai 500 hektare kawasan pabrik. Jadi kegiatannya pelan-pelan, masih proses persiapan,” jelasnya.

Dia juga mengaku PT Vale Indonesia saat ini masih sementara mempersiapkan lahan untuk kegiatan penambangan, lahan pengelolaan lingkungan, serta penghijauan yang akan dilakukan pada Maret 2023 ini dengan skala yang bagus dan modern.

“Jadi sebelum bergerak paling tidak kita sudah siapkan semua penyangga-penyangga supaya tidak berefek lingkungan,” bebernya.

Harapannya, dengan hadirnya smelter itu ke depannya dapat memperbaiki kehidupan masyarakat saat ini, paling tidak dapat mengubah kehidupan mereka sekitar agar menjadi lebih baik.

Sebagai informasi, saat ini tenaga kerja yang telah terjaring di pabrik tersebut mencapai lebih dari 400 orang. 76 persen di antaranya merupakan tenaga kerja lokal sementara sisanya berasal dari luar. Bahkan ke depannya PT Vale Indonesia berencana akan menjaring hingga 12 ribu tenaga kerja.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: