Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Crime

Ini Identitas dan Peran 4 Oknum Brimob Resimen dalam Kasus Penembakan Warga Bombana

Ini Identitas dan Peran 4 Oknum Brimob Resimen dalam Kasus Penembakan Warga Bombana
Polres Bombana saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penembakan di Desa Wambarema, Kecamatan Poleang Utara, Kabupaten Bombana. Foto: Istimewa. (8/1/2026).

Bombana – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengungkap identitas serta peran empat oknum anggota Brimob Resimen II yang diamankan terkait kasus penembakan warga di lokasi tambang di Desa Wambarema, Kecamatan Poleang Utara, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (8/1/2025).

Paur Subbid Penmas Bidang Humas Polda Sultra, Ipda Hasrun, mengatakan keempat personel tersebut masing-masing berinisial Bharaka ALB, Bharatu IC, Bharatu MY, dan Bharaka RJS. Dari keempatnya, Bharaka ALB diduga sebagai pelaku penembakan, sementara tiga lainnya diamankan karena berada di tempat kejadian perkara (TKP).

“Untuk terduga pelaku penembakan adalah Bharaka ALB. Sedangkan tiga anggota lainnya diamankan untuk diperiksa karena berada di lokasi saat kejadian,” ujar Hasrun kepada Kendariinfo, Jumat (9/1).

Saat ini, seluruh anggota Brimob Resimen II tersebut telah diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Sultra. Polda Sultra juga melakukan koordinasi dengan Korbrimob Kelapa Dua sebagai satuan induk tempat keempat personel tersebut bertugas.

Hasrun menjelaskan, peristiwa ini bermula saat personel Brimob Resimen II menerima aduan dari masyarakat terkait aktivitas penambangan di kawasan PT Batu Sinabar. Lokasi tersebut diduga mengandung mineral seperti timah hitam, bijih emas, dan logam mulia lainnya, namun digarap tanpa izin atau ilegal.

“Di lokasi terdapat dua titik penambangan ilegal. Satu titik dikelola oleh pria berinisial R dan satu titik lainnya dikelola oleh pria berinisial B,” jelasnya.

Baca Juga:  Ditpolairud Bawa Bantuan Sembako untuk Keluarga Korban Penembakan di Laonti Konsel

Ketika personel Brimob mendatangi lokasi untuk melakukan penertiban, mereka diadang oleh sejumlah warga. Situasi kemudian memanas hingga terjadi adu mulut antara personel dan warga setempat. Dalam insiden tersebut, seorang warga berinisial J mengalami luka tembak di bagian kaki.

“Korban mengalami luka tembak di kaki, dan peluru yang mengenai korban diduga berasal dari senjata milik Bharaka ALB,” kata Hasrun.

Meski demikian, Polda Sultra menegaskan bahwa proses penyelidikan masih terus berlangsung. Bid Propam Polda Sultra masih mendalami peristiwa tersebut serta berkoordinasi dengan pimpinan di satuan Brimob untuk memastikan kronologi dan tanggung jawab masing-masing pihak.

Adu Mulut Kasus Tambang Berujung Penembakan Warga Bombana, 4 Oknum Brimob Resimen Diamankan

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten