Insentif Nakes Tertunda 10 Bulan, Pemkot Kendari: Kami Akan Jadwalkan
Kendari – Setelah sempat tertunda selama sepuluh bulan, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari kini mulai menjadwalkan pembayaran insentif tenaga kesehatan (nakes) yang melakukan penanganan Covid-19 di Kota Kendari.
Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir. Dia mengatakan, insentif nakes dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah mulai ditransferkan ke Kota Kendari.
“Ya, saya dapat kabar dari pemerintah pusat sudah mulai ditransfer. Setelah ditransfer kami akan salurkan ke nakes,” katanya, Senin (21/6/2021).
Terkait isu nakes akan mogok kerja, dia berharap hal tersebut tidak terjadi.
“Tentu mereka sudah tau kita semua sedang mengusahakan, jadi tidak ada yang mogok kerja, kami sudah menjadwalkan untuk pembayaran bulan September yang lalu bakal dibayarkan dalam bulan ini,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Rahminingrum mengatakan, pembayaran bulan September akan dibayarkan dalam bulan ini.
“Untuk nakes per puskesmas itu 20 orang dikali 15 puskesmas, jadi 300 orang dan ditambah 27 dari RS, total anggaran yang dibutuhkan untuk pembayaran satu bulan itu 4 miliar, dana yang kita punya 2,7 miliar untuk sementara ditutupi dengan dana APBD,” pungkasnya.
Laporan: Yusrin
