IRT di Kendari Gerebek Suami Dalam Indekos Bersama Wanita Lain, Diselesaikan Secara Kekeluargaan
Kendari – Seorang ibu rumah tangga (IRT) inisial LM menggerebek suaminya dalam sebuah indekos di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Saat penggerebekan itu, LM membawa anaknya dan menjumpai suaminya sedang bersama wanita lain.
Video penggerebekan itu viral di media sosial (medsos) dan tersebar di grup WhatsApp pada Senin (6/2/2023). Dalam video berdurasi 1 menit 48 detik yang diterima Kendariinfo, LM lebih dulu mengetuk pintu berulang kali.
Kemudian, pintu indekos tersebut dibuka oleh seorang wanita berambut pirang menggunakan baju berwarna ungu, dan celana pendek berwarna hitam. Di atas ranjang, ada seorang pria yang sedang baring menggunakan baju berwarna navy dan celana pendek warna hitam. Pria tersebut tampak kaget dan langsung terbangun setelah diciduk istri dan anak-anaknya.
“Saya dapat kau dua orang to. Apa, apa alasanmu lagi. Kau yang cari ribut, ko bohongi saya, itu anak mu lihat,” ujar LM sembari menyampaikan kekesalannya pada suami tercinta dalam video viral tersebut.
Tidak hanya itu, LM tampaknya mengenal dekat wanita yang diduga sebagai pelakor itu. Pasalnya, LM menyebut wanita tersebut dengan inisial Y. Selain kecewa dengan perlakuan suaminya, LM juga menyampaikan kekesalannya kepada Y.
“Ko sudah janji apa sama Y. Ko bilang tidak mau ganggu suami saya. Kenapa ko biarkan masuk dalam kamarmu. Ko biarkan dia tidur di kamarmu,” tambah LM.
Sementara itu, wanita yang diduga sebagai pelakor ini tampak membela diri. Ia berdalih bahwa sudah sering kali melarang pria tersebut tapi suami LM sendirilah yang terus-terusan datang.
“Sudah berapa kali kasihan saya kasi tahu, tapi dia sendiri yang datang,” kata wanita berambut pirang.
Usai merekam dugaan perselingkuhan suaminya, LM mengancam akan melaporkan ke polisi. Selanjutnya, video keduanya pun viral dan menjadi bahan perbincangan publik.
Secara terpisah, LM saat dikonfirmasi Kendariinfo pada Selasa (7/2) membenarkan bahwa dia sendiri yang merekam video penggerebekan tersebut. Kendati demikian, LM tidak menyebut waktu kejadian dan lokasi penggerebekan itu.
“Saya yang rekam, tapi saya tidak tahu kenapa sampai tersebar. Di Kendari, tapi lokasinya saya tidak terlalu tahu karena saya baru datang di Kendari,” bebernya melalui sambungan telepon.
LM juga menegaskan, kasus tersebut tidak akan dilanjutkan karena telah diselesaikan secara kekeluargaan.
“Kasusnya tidak diperpanjang, kami sudah selesaikan secara kekeluargaan dengan suamiku,” pungkasnya.
