Jadi Pilot Project, SMKN PP 5 Konawe Terima Traktor dari Dikbud Sultra
Konawe – SMKN Pertanian Pembangunan (PP) 5 Konawe menerima traktor roda empat dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (22/4/2024). Kepala SMKN PP 5 Konawe, Ikhwal, pun sangat bersyukur atas hibah traktor tersebut.
“Alhamdulilah traktor roda empat dari Pemprov Sultra melalui Dikbud Sultra untuk SMKN PP 5 Konawe sudah kami terima,” ujar Ikhwal, Selasa (23/4).
Pemberian itu setelah Kadis Dikbud Sultra, Yusmin, menyampaikan dan melaporkan secara langsung kepada Pj. Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto, tentang kebutuhan traktor untuk SMKN PP 5 Konawe saat panen raya cabai dan jagung di SMKN PP 5 Konawe pada 13 September 2023 lalu.
Ikhwal mengatakan traktor roda empat itu memang dibutuhkan sebagai alat praktik siswa maupun untuk membuka lahan tidur milik sekolahnya. Dia menyebut, sekolahnya memiliki luas lahan sekitar 50 hektare. Dengan adanya traktor roda empat akan memudahkan pembukaan lahan tidur tersebut.
“Atas nama sekolah, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Sultra, Bapak Pj. Gubernur, Kadis Dikbud, yang telah memberikan kami bantuan traktor roda empat ini. Kami sebagai sekolah yang berbasis pertanian dengan luasan lahan kurang lebih 50 hektar maka keberadaan traktor roda empat sangat membantu kami di sekolah,” katanya.
Traktor itu juga menjadi dukungan dalam menyukseskan program ketahanan pangan siswa Dikbud Sultra. Di mana SMKN PP 5 Konawe menjadi sekolah pilot project atau percobaan program itu.
“Sebagaimana semua stakeholder, siswa guru dalam mendukung program ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan. Serta mendukung program pengadaan sumber daya manusia pertanian yang nantinya akan menjadi petani-petani milenial,” ungkapnya.
Ikhwal menjelaskan bahwa mereka sebelumnya hanya mampu mengolah 5 hektare lahan pertanian sekolah. Namun dengan traktor tersebut, SMKN PP 5 Konawe bisa mengolah lahan hingga 10 sampai 20 hektare.
“Traktor ini sangat bermanfaat, yang selama ini kami hanya bisa mengolah tanah sekitar 5 hektare saja. Dengan adanya traktor roda empat ini, maka kami bisa mengolah lahan yang masih tidur. Ada sekitar 10 sampai 20 hektare,” jelasnya.
Ikhwal pun optimis hasil pengolahan lahan pertanian di SMKN PP 5 Konawe bisa sedikit membantu mengendalikan inflasi dan pemenuhan kebutuhan pangan di Sultra.
“Ini sangat membantu baik untuk kebutuhan pendidikan di sekolah maupun produksi pangan. Insyaallah hasilnya nanti bisa membantu mengendalikan inflasi dan pemenuhan kebutuhan pangan di Sultra, khususnya di Konawe,” pungkasnya.
