Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Buton

Jalan Rusak 36 Tahun, Warga Pongkowulu Butur Minta Pemerintah Bertindak Nyata

0
0
Tanjakan di Desa Pongkowulu, Kecamatan Kambowa, Kabupaten Buton Utara (Butur), Sulawesi Tenggara (Sultra), lokasi yang kerap terjadi kecelakaan akibat kondisi jalan yang rusak parah. Foto: Istimewa.

Buton Utara – Kondisi jalanan di Desa Pongkowulu, Kecamatan Kambowa, Kabupaten Buton Utara (Butur), Sulawesi Tenggara (Sultra), mengalami kerusakan parah sekitar 36 tahun lamanya.

Ruas jalan yang belum diaspal itu terlihat tidak rata, berlubang, dan dipenuhi kerikil. Saat hujan turun, permukaan jalan menjadi mudah tergenang air sehingga menyebabkan lumpur tersebar di sejumlah titik. Sementara saat kemarau tiba, seisi jalan berubah menjadi gersang berdebu.

“Kalau panas, debu yang dinikmati. Kalau hujan, becek yang dirasakan. Sudah hampir 36 tahun masyarakat Desa Pongkowulu hidup berdampingan dengan jalan rusak,” ujar pemuda Desa Pongkowulu, Muhammad Arzal Muiz, kepada Kendariinfo, Rabu (20/5/2026).

Arzal juga mengatakan terdapat tanjakan di sekitar rumahnya yang kerap memicu kecelakaan, seperti sepeda motor dan mobil yang terjungkir. Kondisi jalan yang belum mendapat perbaikan itu dinilai membahayakan keselamatan aktivitas warga.

“Ini tanjakan hampir tiap minggunya makan korban. Kecelakaan terus. Anak-anak sekolah tetap melewati jalan rusak demi mendapatkan pendidikan yang layak. Petani kesulitan mengangkut hasil kebunnya akibat akses yang memprihatinkan. Warga yang sakit harus bertaruh keselamatan di jalan yang nyaris tidak layak disebut fasilitas publik,” jelasnya.

Arzal menilai Pongkowulu menjadi desa yang paling tertinggal di Kabupaten Butur. Mewakili warga setempat, ia berharap pemerintah daerah tidak hanya menghadirkan slogan pembangunan, tetapi juga memberikan solusi nyata terhadap kebutuhan masyarakat.

“Pongkowulu ini bagian dari desa paling tertinggal di Butur. Mereka hanya ingin merasakan sesuatu yang sangat sederhana tetapi terlalu lama dirampas. Ketika jalan dibiarkan rusak selama puluhan tahun, maka sesungguhnya pemerintah sedang mempertontonkan kegagalan dalam menjalankan fungsi distribusi pembangunan yang berkeadilan,” tandasnya.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: