Januari 2022, Kendari dan Baubau Alami Inflasi
Sulawesi Tenggara – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat Kota Kendari mengalami kenaikan harga atau inflasi sebesar 0,29 persen pada Januari 2022 dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 108,81.
Sedangkan Kota Baubau mengalami inflasi sebesar 1,18 persen dengan IHK sebesar 107,13 sekaligus menjadi kota yang mengalami inflasi tertinggi ketiga di Sulawesi.
Kepala BPS Provinsi Sultra, Agnes Widiastuti, Rabu (2/2/2022) melaporkan inflasi gabungan Kota Kendari dan Kota Baubau sebesar 0,48 persen.
“Inflasi tertinggi di daerah Sibolga sebesar 1,53 persen, inflasi terendah di Manokwari sebesar 0,02 persen, sementara itu deflasi terdalam dialami Kotamobagu sebesar 0,66 persen dan deflasi terendah di Jayapura sebesar 0,04 persen,” kata Agnes.
Sementara itu, angka inflasi tahun ke tahun Kota Kendari berada pada angka 3,60 persen dan Kota Baubau 3,15 persen, jika digabung total inflasi tahun ke tahun dua kota tersebut adalah 3,49 persen.
“Menurut kelompok pengeluaran inflasi tertinggi tercatat pada kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau sebesar 1,39 persen,” jelas Agnes.
Sebanyak 8 kelompok pengeluaran mengalami inflasi dan 2 kelompok mengalami deflasi. Sisa 1 nya yaitu kelompok pendidikan.
“Dari 90 kota IHK di Indonesia, 85 kota mengalami inflasi dan hanya 5 kota mengalami deflasi,” imbuhnya.
