Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Bisnis

Jelang Ramadan dan Idulfitri, BI Sultra Prediksi Kebutuhan Uang Capai Rp1,13 T

0
0
Kepala BI KPw Sultra, Bimo Epyanto dalam kegiatan Bincang Bersama Media. Foto: Fito/Kendariinfo. (9/4/2021).

Kendari – Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan (KPw) Sultra memprediksi menjelang Ramadan dan Idulfitri 1442 H, kebutuhan uang di masyarakat akan meningkat sekitar Rp1,13 triliun.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BI KPw Sultra, Bimo Epyanto pada kegiatan Bincang Bersama Media (BBM), Jumat (9/4/2021).

“Jika kita bandingkan dengan 2020 lalu tidak beda jauh realisasinya dengan 2021 ini untuk kebutuhan selama Ramadan dan Idulfitri sekitar Rp1,13 triliun atau 70 persen dari proyeksinya yaitu sekitar Rp1,49 triliun,” ujarnya.

Jelas Bimo, kenaikan tersebut sudah mulai terlihat dari net outflow (uang yang keluar dari BI) sebesar Rp116,1 miliar. Ada perbandingan Rp78,6 miliar dengan inflow (uang yang masuk) yakni sebesar Rp37,5 miliar.

Mengatasi hal tersebut, lanjut Bimo, pihaknya telah menyediakan uang kartal yang akan mencukupi kebutuhan masyarakat Ramadan dan Idulfitri nanti.

Ia juga mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan langkah atau upaya yang dilakukan untuk mengatasi hal tersebut:

  1. Menyiapkan uang kartal sebesar Rp1,94 triliun. Di mana, nilai tersebut mencapai 171,7% dari proyeksi kebutuhan uang untuk periode Ramadan dan Idulfitri.
  2. Meminta atau mengimbau perbankan untuk dapat melayani kebutuhan uang kartal masyarakat lebih awal serta membuka layanan penukaran melalui loket perbankan.
  3. Bersama perbankan, BI Sultra memastikan uang kartal di mesin ATM tersedia setiap saat.
  4. Untuk di daerah luar Kota Kendari, BI Sultra telah menyiapkan kas keliling untuk pemenuhan kebutuhan uang kartal.
  5. Pemenuhan kebutuhan uang kartal melalui bank pengelola kas titipan Bank Indonesia yang berada di dua kabupaten dengan tingkat kebutuhan uang kartalnya cukup tinggi, yakni Kolaka dan Baubau akan dilakukan secara front loading.
  6. Terakhir, mengimbau kepada masyarakat untuk menggunakan transaksi non-tunai, di mana hal tersebut sejalan dengan dukungan terhadap physical distancing.

Laporan: Fito

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: