Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Jerit Pedagang Pasar Wuawua: Dagangan Sepi Pembeli Akibat Pandemi

Jerit Pedagang Pasar Wuawua: Dagangan Sepi Pembeli Akibat Pandemi
Pasar Sentral Wuawua Kendari. Foto: Hasbir/Kendariinfo. (20/9/2021).

Kendari – Sejumlah pedagang mengeluhkan sepinya pengunjung di Pasar Sentral Wuawua, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) sejak Pandemi Covid-19.

Penurunan pengunjung pasar di Jalan M.T. Haryono itu dirasakan pedagang sejak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat sejak tahun 2020 lalu.

Pedagang tas di Lantai 2 Pasar Sentral Wuawua, Hamzia mengatakan, pendapatannya mengalami penurunan hingga ratusan persen sejak Pandemi Covid-19.

Lapak di Pasar Sentral Wuawua Kendari.
Lapak di Pasar Sentral Wuawua Kendari. Foto: Hasbir/Kendariinfo. (20/9/2021).

“Kalau sebelum pandemi omzet saya bisa Rp3 juta per hari. Tapi selama pandemi ini, turun jadi Rp300 ribu. Bahkan kadang tidak ada yang laku dalam sehari,” katanya saat ditemui Jurnalis Kendariinfo, Senin (20/9/2021).

Hamzia mengaku, dirinya menempati toko di Pasar Sentral Wuawua itu sejak awal tahun 2017 lalu. Dia direlokasi dari tempat berdagang sebelumnya di Pasar Panjang.

“Sebelumnya saya berdagang di Pasar Panjang. Tapi dipindahkan oleh pihak pemerintah ke pasar ini sejak bulan Maret 2017 lalu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jika dibandingkan dengan tempatnya yang lama, omzet jauh berbeda dengan tempatnya sekarang.

“Sebenarnya lebih ramai pembeli waktu masih di Pasar Panjang. Kalau di sini kurang pengunjung, ditambah lagi dengan pandemi ini,” jelasnya.

Lapak di Pasar Sentral Wuawua Kendari.
Lapak di Pasar Sentral Wuawua Kendari. Foto: Hasbir/Kendariinfo. (20/9/2021).

Berdasarkan pantauan Jurnalis Kendariinfo, pengunjung di pasar tersebut terlihat sepi ditambah dengan banyaknya toko yang tutup.

Hamzia mengungkapkan, selama pandemi, pedagang di tempat tersebut banyak memilih menutup toko dan membuka lapak di lokasi lain.

Baca Juga:  Keluarga Korban Desak Polisi Bentuk Tim Pencari Fakta Ungkap Kasus Penembakan Nelayan di Konsel

“Banyak yang sudah tidak menempati tokonya. Mereka lebih memilih membuka di tempat lain karena di sini dirasa sepi pengunjung,” ungkapnya.

Namun, di tengah penurun omzet tersebut, ia berharap pandemi ini segera. Agar semua aktivitas bisa kembali normal dan pasar jadi ramai lagi.

“Semoga pandemi ini cepat selesai, supaya pasar-pasar kembali ramai pengunjung,” pungkasnya.

Penulis
Reporter
Editor Video
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten