Jerit Pedagang Pasar Wuawua: Dagangan Sepi Pembeli Akibat Pandemi
Kendari – Sejumlah pedagang mengeluhkan sepinya pengunjung di Pasar Sentral Wuawua, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) sejak Pandemi Covid-19.
Penurunan pengunjung pasar di Jalan M.T. Haryono itu dirasakan pedagang sejak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat sejak tahun 2020 lalu.
Pedagang tas di Lantai 2 Pasar Sentral Wuawua, Hamzia mengatakan, pendapatannya mengalami penurunan hingga ratusan persen sejak Pandemi Covid-19.
“Kalau sebelum pandemi omzet saya bisa Rp3 juta per hari. Tapi selama pandemi ini, turun jadi Rp300 ribu. Bahkan kadang tidak ada yang laku dalam sehari,” katanya saat ditemui Jurnalis Kendariinfo, Senin (20/9/2021).
Hamzia mengaku, dirinya menempati toko di Pasar Sentral Wuawua itu sejak awal tahun 2017 lalu. Dia direlokasi dari tempat berdagang sebelumnya di Pasar Panjang.
“Sebelumnya saya berdagang di Pasar Panjang. Tapi dipindahkan oleh pihak pemerintah ke pasar ini sejak bulan Maret 2017 lalu,” ujarnya.
Ia menjelaskan, jika dibandingkan dengan tempatnya yang lama, omzet jauh berbeda dengan tempatnya sekarang.
“Sebenarnya lebih ramai pembeli waktu masih di Pasar Panjang. Kalau di sini kurang pengunjung, ditambah lagi dengan pandemi ini,” jelasnya.
Berdasarkan pantauan Jurnalis Kendariinfo, pengunjung di pasar tersebut terlihat sepi ditambah dengan banyaknya toko yang tutup.
Hamzia mengungkapkan, selama pandemi, pedagang di tempat tersebut banyak memilih menutup toko dan membuka lapak di lokasi lain.
“Banyak yang sudah tidak menempati tokonya. Mereka lebih memilih membuka di tempat lain karena di sini dirasa sepi pengunjung,” ungkapnya.
Namun, di tengah penurun omzet tersebut, ia berharap pandemi ini segera. Agar semua aktivitas bisa kembali normal dan pasar jadi ramai lagi.
“Semoga pandemi ini cepat selesai, supaya pasar-pasar kembali ramai pengunjung,” pungkasnya.
