Kabel Listrik Terbakar Usai Kebakaran Rumah di TPA Puuwatu, Bikin Panik Warga
Kendari – Usai insiden kebakaran yang menghanguskan 26 unit rumah, warga dihebohkan dengan kebakaran kabel listrik di Tempat Penampungan Akhir (TPA) di Kelurahan Puuwatu, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (9/6/2022) sekitar pukul 13.00 WITA.
Kabel listrik tersebut terbakar sekitar tiga jam setelah pemadaman api di kawasan TPA Puuwatu dilakukan, tepatnya pukul 13.00 WITA. Lokasinya sekitar 50 meter dari area kebakaran.
Api tersebut tiba-tiba muncul dari kabel yang menghubungkan tiang listrik dan rumah warga. Sontak, warga yang sedang mengumpulkan barang-barang bekas sisa kebakaran kembali panik melihat api yang menyala.
Tak ingin ada kebakaran susulan, mereka berusaha memadamkan api dengan air. Bahkan, salah seorang warga nekat memanjat atap rumah dan memadamkan api tersebut menggunakan baju yang ia gunakan.
“Jangan terlalu dekat pak, masih ada arus listriknya itu, jangan sampai ko dikontak,” teriak warga memberi arahan kepada pria yang memadamkan api di atas atap.
Tidak berselang lama, api berhasil dipadamkan namun warga yang ada di tempat kejadian perkara (TKP) tampak mulai berkemas. Mereka khawatir, jangan sampai api kembali membuat kebakaran susulan.
Sebelumnya, 13 bangunan couple atau 26 unit rumah yang dihuni oleh 65 jiwa ludes dilalap si jago merah sekitar pukul 08.00 WITA.
Seorang warga bernama Fitri mengatakan, api bersumber dari tetangganya yang lupa mematikan obat anti nyamuk. Saat kebakaran, pemilik rumah tidak ada di lokasi.
“Ada obat nyamuk lupa dimatikan, kemudian apinya merambat di tempat tidurnya,” ujarnya.
65 warga yang rumahnya tersisa puing-puing kemudian mengumpulkan barang-barang bekas yang masih bisa digunakan. Petugas dari BNPB, BPBD Kota, dan Dinas Sosial Kota Kendari juga telah memasang tenda darurat dan dapur umum untuk pengungsian warga.
Gegara Obat Nyamuk, 26 Unit Rumah di TPA Puuwatu Ludes Terbakar
